Abdu, Muhammad (2018) ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN BASE ISOLATION TERHADAP KINERJA STRUKTUR PADA GEDUNG BERTINGKAT. Masters thesis, Fakultas Teknik UNISSULA.

Text
Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (7MB)
Text
babI.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (3MB)
Text
babII.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (3MB)
Text
babIII.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (3MB)
Text
babIV.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (3MB)
Text
babV.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (3MB)
Text
Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (8MB)
Text
daftar_pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (3MB)
Text
Daftarisi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (66kB)
Text
lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (7MB)
Text
publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (41kB)

Abstract

ABSTRAK

Indonesia merupakan negara terletak dibeberapa lempeng bumi yang berisiko untuk terjadinya gempa bumi, Kerusakan struktur biasanya diakibatakan oleh beban akibat gempa bumi yang mendorong kinerja struktur pada batas plastis sehingga terjadinya keruntuhan. Penelitian ini menganalisis pengaruh elastomer (rubber bearing) yang ditempatkan pada dasar gedung terhadap kinerja beban gempa. Dimensi elastomer yang dihasilkan dari analisis pada gedung 16 Lantai yaitu 20 buah ∅600, 8 buah ∅700, 34 buah ∅800, 4 buah ∅850, 20 buah ∅900, di mana Kekakuan horizontal total (KH)= 80211 kN/m dengan nilai frekuensi alami (ω)= 0,986 ran/sec dan Periode max (TD) 6,367 Sec sehingga perpindahan izin (Dmax)= 0,565 m. gaya geser arah x yang terjadi untuk struktur dengan tumpuan fix (Vfix)= 2243 ton dan tumpuan isolasi (Visolasi)= 1331,54 ton dengan pengurangan Gaya geser (Vreduksi)= 911,459 ton atau tereduksi 41%, gaya geser arah y yang terjadi untuk struktur dengan tumpuan fix (Vfix)= 2891,074 ton dan tumpuan isolasi(Visolasi)= 1331,54 ton dengan pengurangan Gaya geser (Vreduksi) = 1559,533 ton atau tereduksi 54%, sedangkan untuk gaya lateral arah x yang terjadi pada ujung tingkat untuk struktur dengan tumpuan fix (Ffix)= 227,18 ton dan tumpuan isolasi (Fisolasi)= 158,55 ton dengan pengurangan Gaya lateral (Freduksi)= 68,63 ton atau tereduksi 30,21%, gaya lateral arah y yang terjadi pada ujung tingkat untuk struktur dengan tumpuan fix (Ffix)= 260,14 ton dan tumpuan isolasi (Fisolasi)= 158,55 ton dengan pengurangan Gaya lateral (Freduksi)= 60,95 ton atau tereduksi 39,05%, pada simpangan diujung gedung untuk simpangan arah x (δfix)= 10,46 mm dan (δisolasi)= 7,535mm mengalami reduksi (δreduksi)= 2,925 mm atau tereduksi 28%; untuk simpangan arah y (δfix)= 5,652 mm dan (δisolasi)= 3,827mm mengalami reduksi (δreduksi)= 1,825 mm atau tereduksi 32,3%. Pada periode gedung hasil analisis yaitu (Tfix) = 1,636 sec dan (Tisolasi) = 3,689 sec dan frekuensi (ωFIX)= 0,611 dan frekuensi (ωisolasi)= 0,271, dan untuk gaya geser pada kolom (Vfix)= 4,01 ton dan(Visolasi)= 1,79 ton mengalami pengurangan (Vreduksi)= 2,22 ton atau mengalami reduksi 55,36%;, dan untuk gaya geser pada balok (Vfix)= 4,01 ton dan(Visolasi)= 1,79 ton mengalami pengurangan (Vreduksi)= 2,22 ton atau mengalami reduksi 55,36%.

Kata Kunci : Isolasi ; Gaya Geser ; Simpagan

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Teknik Sipil
Fakultas Teknik > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Teknik Sipil
Date Deposited: 24 Jun 2019 03:55
Last Modified: 24 Jun 2019 03:55
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/12805

Actions (login required)

View Item
View Item