HUBUNGAN PERILAKU KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANJARMANGU 1 BANJARNEGARA
Berkas Tugas Akhir
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Malaria merupakan penyakit infeksi disebabkan oleh parasit sporozoa yaitu Plasmodium yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Anopheles betina infektif. Perilaku masyarakat dapat terkait dengan populasi nyamuk Anopheles ini sehingga berkontribusi pada tingginya kejadian malaria. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan perilaku kesehatan masyarakat dengan kejadian malaria.
Penelitian analitik observasional dengan rancangan case control yang dilakukan pada 68 masyarakat yang tinggal di wilayah Puskesmas Banjarmangu 1, Kabupaten Banjarnegara yang terdiri dari 34 orang kelompok kasus dan 34 orang kelompok kontrol. Uji chi square digunakan untuk mengetahui hubungan perilaku kesehatan dengan kejadian malaria.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kasus masyarakat yang berperilaku kesehatan buruk 61,8%, sedangkan pada kelompok kontrol 35,3%. Hasil uji chi square diperoleh nilai p = 0,029 (p<0,05), dengan nilai OR sebesar 2,962 (IK95%: 1,104-7,942).
Disimpulkan bahwa terdapat hubungan perilaku kesehatan masyarakat dengan kejadian malaria, masyarakat berperilaku kesehatan buruk mempunyai kemungkinan 3,0 kali menderita malaria dibandingkan dengan masyarakat berperilaku kesehatan baik.
Kata kunci: Kejadian Malaria, Perilaku Kesehatan, Anopheles
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
