Fuadi, Taufikur Rohman (2018) PERANANAN KEPOLISIAN DALAM PENYELESAIAN TAWURAN ANTAR PELAJAR DI KAWASAN HUKUM POLSEK GAYAMSARI SEMARANG (STUDI KASUS DI POLSEK GAYAMSARI SEMARANG). Undergraduate thesis, Fakultas Hukum UNISSULA.

[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

| Preview Download (908kB)
[thumbnail of babI.pdf]
Preview
Text
babI.pdf

| Preview Download (908kB)
[thumbnail of babII.pdf] Text
babII.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (908kB)
[thumbnail of babIII.pdf] Text
babIII.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (908kB)
[thumbnail of babIV.pdf]
Preview
Text
babIV.pdf

| Preview Download (907kB)
[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

| Preview Download (730kB)
[thumbnail of daftar_pustaka.pdf]
Preview
Text
daftar_pustaka.pdf

| Preview Download (907kB)
[thumbnail of Daftarisi.pdf]
Preview
Text
Daftarisi.pdf

| Preview Download (894kB)
[thumbnail of lampiran.pdf]
Preview
Text
lampiran.pdf

| Preview Download (330kB)
[thumbnail of pernyataan_publikasi.pdf]
Preview
Text
pernyataan_publikasi.pdf

| Preview Download (158kB)

Abstract

Penelitian ini, berjudul ”Peranan Kepolisian Dalam Penyelesaian Tawuran Antar Pelajar di Kawasan Hukum Polsek Gayamsari Semarang ” ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peranan kepolisian dalam menanggulangi tawuran antar pelajar diwilayah hukum Polsek Gayamsari Semarang serta Kendala dan solusi dari Kepolisian dalam menanggulangi tawuran antar pelajar diwilayah hukum Polsek Gayamsari Semarang.
Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis sosiologis.Sumber data diperoleh dari beberapa tahapan yaitu melalui penelitian lapangan (wawancara) dan penelitian pustaka. analisis data dengan cara sistematis melipui reduksi data, penyajian Data serta penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam meanggulangi tawuran diwilayah hukum Polsek Gayamsari semarang, pihak kepolisian menerapkan 3 metode yaitu Preventif, Pre-Emptif, dan Represif. Sedangkan Beberapa faktor yang menjadi kendala yaitu Faktor Perundang-undagan yang belum di atur dalam Undang-undang mengenai Tawuran, Faktor Penegak Hukum, Faktor Sarana atau fasilitas Sekolah, Faktor Masyarakat, dan Faktor Kebudayaan. Untuk menyelesaikan Kendala yang ada pihak, Polisi mengadakan penyuluhan kesekolah-sekolah serta menempatkan Personil untuk mencegah terjadinya tawuran dan berkordinasi kepada pihak sekolah dan orang tua agar tidak membiarkan para siswa berkeliaran sepulang sekolah.

Kata Kunci : Peranan Kepolisian, Pelajar, Tawuran

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 30 Apr 2019 02:01
Last Modified: 30 Apr 2019 02:01
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/12175

Actions (login required)

View Item View Item