Anjani, Bella Bestharinda (2018) KEBIJAKAN PENGAWASAN ATAS KEPEMILIKAN HAK ATAS TANAH MELEWATI BATAS MAKSIMUM HAK ATAS TANAH NON PERTANIAN BERDASARKAN KEPMEN AGRARIA NO 6 TAHUN 1998 DI KANTOR PERTANAHAN KOTA SEMARANG. Masters thesis, Fakultas Hukum UNISSULA.

[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

| Preview Download (11kB)
[thumbnail of _Daftarisi.pdf]
Preview
Text
_Daftarisi.pdf

| Preview Download (18kB)
[thumbnail of babI.pdf]
Preview
Text
babI.pdf

| Preview Download (530kB)
[thumbnail of babII.pdf] Text
babII.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (727kB)
[thumbnail of babIII.pdf] Text
babIII.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (369kB)
[thumbnail of babIV.pdf] Text
babIV.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (12kB)
[thumbnail of babV.pdf] Text
babV.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (81kB)
[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

| Preview Download (987kB)
[thumbnail of daftar_pustaka.pdf]
Preview
Text
daftar_pustaka.pdf

| Preview Download (220kB)
[thumbnail of lampiran.pdf]
Preview
Text
lampiran.pdf

| Preview Download (81kB)
[thumbnail of pernyataan_publikasi.pdf]
Preview
Text
pernyataan_publikasi.pdf

| Preview Download (225kB)
[thumbnail of pernyataan_publikasi.pdf]
Preview
Text
pernyataan_publikasi.pdf

| Preview Download (225kB)

Abstract

ABSTRAK

Keputusan Menteri Negara Agraria / Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 6 Tahun 1998 tentang Pemberian Hak Milik AtasTanah untuk Rumah tinggal, pada Pasal 4 ayat (2) terdapat ketentuan mengenai pembatasan tanah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) dibatasi untuk tanah seluas maksimum 2.000m2.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis apakah ketentuan keputusan ini dapat di jadikan sebagai acuan batas maksimum kepemilikan tanah hak milik untuk tanah non pertanian.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan pendekatan socio legal dengan aspek legal research, yakni objek penelitian yang berupa hukum dalam arti norm (peraturan perundang-undangan) dan socio research, yaitu digunakannya metode dan teori ilmu-ilmu sosial tentang hukum untuk membantu peneliti dalam melakukan analisis data yang diperoleh dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dan wawancara.
Hasil temuan peneliti menunjukkan bahwa Peraturan Menteri Negara Agraria/ Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 6 tahun 1998 tentang pemberian hak milik atas tanah untuk rumah tinggal tidak dapat berjalan secara optimal dalam melakukan pengawasan dan penertiban tanah hak milik non pertanian yang berlebihan dikarenakan tidak adanya sanksi terhadap objek tanah yang melebihi batas maksimum.
Saran kepada Pemerintah agar diterapkan sanksi terhadap objek tanahnya, sehingga pelaksanaan pencegahan, pengawasan serta penertiban kepemilikan tanah yang melebihi batas maksimum dapat berjalan dengan optimal.

Kata Kunci : Batas Maksimum, Hak Milik Non Pertanian, Sanksi

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Magister Kenotariatan
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 30 Apr 2019 02:04
Last Modified: 30 Apr 2019 02:04
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/12101

Actions (login required)

View Item View Item