DIRGANTARA, ADIMAS (2018) PROSES PENYIDIKAN TERSANGKA ANAK DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN DI SAT RESKRIM POLRESTABES SEMARANG. Masters thesis, Fakultas Hukum UNISSULA.

[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

| Preview Download (101kB)
[thumbnail of babI.pdf]
Preview
Text
babI.pdf

| Preview Download (186kB)
[thumbnail of babII.pdf] Text
babII.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (263kB)
[thumbnail of babIII.pdf] Text
babIII.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (409kB)
[thumbnail of babIV.pdf] Text
babIV.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (67kB)
[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

| Preview Download (826kB)
[thumbnail of daftar_pustaka.pdf]
Preview
Text
daftar_pustaka.pdf

| Preview Download (93kB)
[thumbnail of Daftarisi.pdf]
Preview
Text
Daftarisi.pdf

| Preview Download (72kB)
[thumbnail of pernyataan_publikasi.pdf]
Preview
Text
pernyataan_publikasi.pdf

| Preview Download (304kB)

Abstract

ABSTRAK

Anak yang berada dalam status hukum belum dewasa harus diperlakukanberbeda dari orang dewasa. Hal itu juga menjadi kewenangan sistem hukum nasional Indonesia untuk meletakkan hak-hak anak sebagai suatu supremacy of law terhadap perbuatan hukum dari anak dengan hak-hak dan kewajiban-kewajiban yang timbul secara kodrati. Pengelompokan status dan hak-hak anak dimulai dari sistematika yang mendasar dalam Hukum Perlindungan Anak. Dan Hukum Pidana dapat disebut berhubungan dengan adigium dari asas lex specialis de rogat, lex spesialis generalis. Artinya Hukum Perlindungan Anak menjadi hukum khusus yang mengatur tentang asas hukum tentang anak dan hak-hak anak, sedangkan hukum pidana adalah hukum umum yang meletakkan mekanisme asas formal dan material hukum pidana dan hukum acara pidana anak.
Adapun masalah dalam kasus ini yaitu: Bagaimana proses penyidikan tersangka anak dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan di Sat Reskrim Polrestabes Semarang, Apa faktor-faktor penghambat penyidikan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan pelaku anak di Sat Reskrim Polrestabes Semarang dan Bagaimana solusi terhadap hambatan penyidikan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan pelaku anak di Sat Reskrim Polrestabes Semarang.
Metodologi yang digunakan peneliti adalah pendekatan secara yuridis empiris. Adapaun sumber dan jenis data dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari studi lapangan dengan wawancara dengan 4 penyidik di Sat Reskrim Polrestabes Kota Semarang. Dan data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan yang berkaitan dengan teori penegakan hukum dan kepastian hukum.
Berdasarkan hasil dari penelitian bahwa (1) proses penyidikan tersangka anak dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan, adapun tindakan penyidikan adalah sebagai berikut: Menerima Laporan, Melakukan Tindakan Pertama, Penangkapan dan Penahanan, Penyitaan, Pemeriksaan Tersangka dan Saksi, Penghentian Penyidikan, Selesainya Penyidikan. (2) hambatan yang ditemui penyidik dalam melakukan penyidikan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan pelaku anak di Polrestabes Semarang tentunya dipengarui oleh beberapa faktor yang dapat mempermudah atau mempersulit dan sangat berpengaruh terhadap kinerja anggota penyidik dalam melakukan penyidikan. faktor-faktor tersebut antara lain adalah jumlah anggota penyidik, proses pencarian alat bukti, proses pencarian barang bukti, sarana dan prasarana penyidik untuk melakukan penyidikan. (3) hambatan-hambatan yang timbul dalam penyidikan dalam hal ini Polrestabes Semarang melakukan upaya untuk mengatasi hambatan tersebut sebagai berikut : meningkatkan jumlah personel penyidik PPA Polrestabes Semarang guna mengoptimalkan penanganan tindak pidana dengan tersangka anak, melakukan pelatihan dan seminar-seminar terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan di kalangan aparat penegak hukum. Pelatihan dan seminar-seminar rutin yang diadakan merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan setahun sekali yang diikuti oleh para staf dan penyidik Unit Sat Reskrim Polrestabes Semarang, meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara Polrestabes Semarang dengan instansi-instansi yang berkaitan.

Kata kunci : Proses Penyidikan, Pelaku Anak, Tindak Pidana, Pencurian dengan Pemberatan

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 29 Apr 2019 09:09
Last Modified: 29 Apr 2019 09:09
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/12014

Actions (login required)

View Item View Item