Widoyo, Widoyo (2018) OPTIMALISASI FUNGSI DPRD DALAM PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH (STUDI TERHADAP PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH DI KOTA PEKALONGAN). Undergraduate thesis, Fakultas Hukum UNISSULA.

[thumbnail of File 1_COVER.pdf]
Preview
Text
File 1_COVER.pdf

| Preview Download (275kB)
[thumbnail of File 2_ABSTRAK.pdf]
Preview
Text
File 2_ABSTRAK.pdf

| Preview Download (56kB)
[thumbnail of File 3_DAFTAR ISI.pdf]
Preview
Text
File 3_DAFTAR ISI.pdf

| Preview Download (92kB)
[thumbnail of publikasi ilmiah.pdf]
Preview
Text
publikasi ilmiah.pdf

| Preview Download (606kB)
[thumbnail of File 4_BAB I.pdf]
Preview
Text
File 4_BAB I.pdf

| Preview Download (279kB)
[thumbnail of File 5_BAB II.pdf] Text
File 5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (310kB)
[thumbnail of File 6_BAB III.pdf] Text
File 6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (301kB)
[thumbnail of File 7_BAB IV.pdf] Text
File 7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (88kB)
[thumbnail of File 8_DAFTAR PUSTAKA.pdf]
Preview
Text
File 8_DAFTAR PUSTAKA.pdf

| Preview Download (132kB)

Abstract

Judul Penelitian ini : Optimalisasi Fungsi DPRD dalam Pembentukan Peraturan Daerah di Kota Pekalongan.
Optimalisasi peran DPRD adalah hasil kerja yang dicapai oleh DPRD sesuai dengan wewenang dan tanggung jawabnya. Indikator pengukuran kinerja organisasi publik adalah efektivitas, responsivitas, akuntabilitas. Berdasarkan asumsi masyarakat, kinerja DPRD sebagai lembaga pembentukan Perda selama ini belum optimal, dalam menjalankan fungsinnya DPRD mempunyai tugas prakarsa pembuatan Perda, pembahasan rancangan Perda, serta persetujuan hal ini belum dijalankan oleh DPRD pada umumnya, hal ini terbukti perda yang dihasilkan di kota Pekalongan dari tahun 2014-2016 lebih banyak perda usulan Pemerintah Daerah.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode diskriptif yang bertujuan memberi gambaran secara sistematis, faktual dan akurat, dengan menggunakan pendekatan yuridis sosiologis yaitu pendekatan empiris tidak hanya meneliti segi yuridis, tetapi juga secara riil dimasyarakat, sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara, dan observasi dari nara sumber, sedangkan data skunder diperoleh dari Undang-Undang Dasar Negara Republiik Indonesia tahun 1945, Undang-undang Nomor 12 tahun 2011, Undang-undang Nomor 17 tahun 2014, undang-Undang Nomor 23 Tahu 2014 dan peraturan-perturan perundangan lainnya yang relevan. Analisis data menggunakan teknik kualitataif, dimana setelah semua data terkumpul dilakukan pengolahan, menganalisis, dan pengonstruksian secara menyeluruh.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan fakta yang ada pelaksanaan fungsi Pembentukan Perda DPRD kota pekalongan dilihat dari jumlah produk yang dihasilkan cenderung menurun, dilihat dari kehadiran dalam sidang rendah, dilihat dari tata kerja sering tidak mematuhi tata tertib, dilihat dari pengalaman banyak anggota yang baru, dilihat dari hubungan kemasyarakatan sering gagal mengolah informasi, dilihat dari relevansi pendidikannya kurang, sehingga pelaksanaan fungsi pembentukan perda DPRD Kota Pekalongan belum optimal.
Langkah-langkah yang perlu ditempuh untuk mengoptimalkan fungsi pembentukan perda DPRD Kota Pekalongan adalah berkomitmen yang tinggi akan pekerjaanya, komunikasi yang supel disemua lini, bintek profesional yang berkesinambungan, dan adanya sanksi yang tegas dari partai politik pengusungnya.

Kata kunci: Optimalisasi, DPRD, Pembentukan Peraturan Daerah.

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 30 Oct 2018 03:19
Last Modified: 30 Oct 2018 03:19
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/11887

Actions (login required)

View Item View Item