Sari, Vindam Mutiara Permata (2018) ANALISIS YURIDIS UPAYA HUKUM PENYELESAIAN KASUS GUGATAN WANPRESTASITERHADAP PERJANJIAN JUAL BELI TANAH (Studi Kasus di Pengadilan Negeri Semarang). Undergraduate thesis, Fakultas Hukum UNISSULA.
1.COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (1MB)
2.ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (91kB)
3.DAFTAR ISI.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (190kB)
4.BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (335kB)
5.BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (410kB)
6.BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (266kB)
7.BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (92kB)
8.DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (103kB)
Abstract
Tanah adalah sumber daya alam yang sangat diperlukan manusia untuk mencukupi kebutuhan, baik langsung untuk kehidupan seperti bercocok tanam atau tempat tinggal, maupun untuk prasana lainnya. Upaya untuk mendapatkan tanah dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah jual beli. Namun dalam prakteknya jual beli sering kali terjadi masalah dikemudian hari, salah satunya adalah wanprestasi.
Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui proses pelaksanaan perjanjian jual beli tanah yang dilakukan dihadapan pejabat yang berwenang di Kota Semarang serta mengetahui upaya hukum bagi para pihak jika terjadi wanprestasi dalam perjanjian jual beli tanah dan penyelesaiannya.
Metode penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologi, untuk mendekatkan pokok permasalahan digunakan spesifikasi penelitian deskriptif anailitif.Dalam penelitian ini sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diproleh dengan wawancara sedangkan data sekunder dengan membaca dan mengkaji bahan-bahan kepustakaan yang setelah itu dianalisis dengan menggunakan cara analisa data kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian yang teelah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa apabila dalam transaksi jual beli tanah harus melalui notaries atau pejabat pembuat akta tanah (PPAT) serta apabila salah salah satu pihak melakukan wanprestasi maka penyelesaiannya dapat diajukan gugatan ke pengadilan.
Kata Kunci :Wanprestasi, Perjanjian Jual Beli, Gugatan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum |
| Date Deposited: | 30 Oct 2018 03:10 |
| Last Modified: | 30 Oct 2018 03:10 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/11823 |
