Pratiwi, Titis Lintang (2018) PELAKSANAAN PERJANJIAN BAGI HASIL (PROFIT AND LOSS SHARING) PADA BANK MUAMALAT DI KOTA TEGAL. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum UNISSULA.
COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (1MB)
ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (87kB)
DAFTAR ISI.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (98kB)
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (307kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (256kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (92kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (292kB)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (88kB)
DAFTAR PUSTAKA - for merge.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (89kB)
Abstract
Kegiatan lembaga keuangan perbankan merupakan suatu kegiatan usaha yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan dunia sekarang ini. Perbankan menjadi peran penting dalam menunjang pembangunan nasional. Sebagai penghimpun dana, lembaga keuangan ini mampu melancarkan pembangunan dan sektor usaha pemerintah. Bank syariah menganut sistem pembiayaan bagi hasil yaitu pembiayaan Musyarakah dan pembiayaan Mudharabah. Dalam pembiayaan Musyarakah dilakukan pihak bank untuk membiayai suatu proyek bersama dengan nasabah beserta pembagian hasil yang disepakati. Sedangkan pembiayaan Mudharabah adalah pembiayaan yang seluruhnya dilakukan oleh bank dalam suatu pekerjaan tertentu dan nasabah sebagai pihak yang mempunyai keahlian dalam mengelola pekerjaan tersebut.
Metode penelitian yang dilakukan adalah metode pendekatan yuridis sosiologis dengan pemahaman peristiwa sebagai gejala sosial dan mengikuti konsep-konsep empiris pada sasaran permasalahan yang dikaji.
Dari penelitian yang dilakukan pada Bank Muamalat Kota Tegal ditemukan fakta yang diuraikan dalam pembahasan dan dapat disimpulkan antara lain bahwa sistem bagi hasil terdiri dari al-mudharabah dan al-musyarakah. Hambatan yang terjadi yaitu berupa sengketa secara internal yang dilakukan oleh pihak shahibul maal karena suatu kelalaian atau kebijakan yang tidak sesuai dengan prinsip syariah dan sengketa secara eksternal yang dilakukan oleh mudharib karena tidak dapat memenuhi kewajiban sehingga timbul wanprestasi. Oleh karena itu sengketa tersebut dapat diselesaikan melalui jalur litigasi maupun jalur non litigasi.
Kata Kunci : Pelaksanaan perjanjian, bagi hasil, bank syariah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum |
| Date Deposited: | 30 Oct 2018 03:09 |
| Last Modified: | 30 Oct 2018 03:09 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/11817 |
