library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PERUBAHAN POLA PERMUKIMAN MASYARAKAT NELAYAN DESA LORA, KECAMATAN MATAOLEO, KABUPATEN BOMBANA

Detail Tugas Akhir

PERUBAHAN POLA PERMUKIMAN MASYARAKAT NELAYAN DESA LORA, KECAMATAN MATAOLEO, KABUPATEN BOMBANA

PRITA, FITRI DWI (2018) PERUBAHAN POLA PERMUKIMAN MASYARAKAT NELAYAN DESA LORA, KECAMATAN MATAOLEO, KABUPATEN BOMBANA. Undergraduate thesis, Fakultas Teknik UNISSULA.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
COVER.pdf
PDF
Text
ABSTRAK.pdf
PDF
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
PDF
Text
DAFTAR ISI.pdf
PDF
Text
PUBLIKASI.pdf
PDF
Text
BAB I.pdf
PDF
Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (605kB)
PDF
Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (6MB)
PDF
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (14MB)
PDF
Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (215kB)

Abstract

Perpindahan permukiman masyarakat adat suku Moronene yang awalnya berada di pulau tambako dengan kondisi permukiman yang menggunakan kayu sebagai tiang penyangga rumah, bermatapencarian sebagai nelayan tangkap. Setelah permukiman berpindah ke daratan rumbia, pola permukiman berubah dan mata pencarian masih tetap sama dengan kondisi pada saat di pulau tambako. Kehidupan Suku Moronene yang bertempat tinggal di pesisir, bermatapencarian nelayan, tidak ada pontensi lain yang berkembang, kondisi rumah yang semipermanen, infrastruktur yang sangat kurang memadai, aksesbilitasi sulit dijangkau, dan rasa tidak aman. hal-hal tersebut menumbuhkan pemukiman kumuh dan menjadi alasan utama terjadinya pergeseran lokasi permukiman.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perubahan pola permukiman masyarakat nelayan suku Moronene Desa Lora.
Adapun sasaran yang ingin dicapai adalah sebagai berikut : a) mengetahui aktivitas penyebab pergeseran permukiman. b) Menemukan faktor-faktor perubahan permukiman masyarakat nelayan suku Bajo Desa Lora. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif Fenomenologi.
Pergeseran permukiman dari Pulau Tambako yang dilakukan oleh masyarakat suku Moronene di landasi juga oleh aktivitas-aktivitas yang mendorong masyarakat nelayan untuk berpindah lokasi permukiman. Perkembangan permukiman desa lora ada beberapa yang merupakan hal yang tidak bisa berubah yaitu aktivitas dan matapencarian masyarakat nelayan suku moronene. selain pola permukiman yang berbeda, hal yang berbeda juga datang dari kondisi sarpras yang sudah perlahan-lahan masuk kedalam permukiman tersebut.
Perpindahan lokasi permukiman dari Pulau Tambako ke Desa Lora di disebabkan oleh aktivitas masyarakat nelayan yang selalu mengakses Kota untuk berdagang, dan kesulitan mengakses air bersih. Faktor-faktor yang membuat pola permukiman berubah adalah batas administrasi yang telah di tentukan oleh pemerintah, ketidak bebasan masyarakat untuk membangun rumah di Pesisir dan kondisi fisik lingkiungan.

Kata Kunci : pola permukiman, masyarakat nelayan, suku Moronene

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints