Hadyan A., Pradipta (2018) PERBEDAAN KEDALAMAN COA PRA DAN PASCA FAKOEMULSIFIKASI PADA PASIEN GLAUKOMA SUDUT TERTUTUP AKUT - Studi Observasional Analitik di Sultan Agung Eye Center (SEC) RSI Sultan Agung, Semarang. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.
1. Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (1MB)
2. Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (229kB)
3. Daftar Isi.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (1MB)
4. BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (14kB)
7. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (138kB)
8. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (7kB)
6. BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (353kB)
9. Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (191kB)
5. BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (384kB)
PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (380kB)
Abstract
Glaukoma sudut tertutup akut merupakan salah satu penyakit yang dapat menyebabkan kebutaan irreversible dengan prevalensi yang besar di dunia. Salah satu penyebab glaukoma sudut tertutup akut adalah sempitnya kedalaman COA (Camera Oculi Anterior) pada pasien katarak. Maka terapi yang dapat diberikan pada pasien glaukoma sudut tertutup akut salah satunya adalah fakoemulsifikasi. Perlu dilakukan penelitian tentang perbedaan kedalaman COA pra dan pasca fakoemulsifikasi pada pasien glaukoma sudut tertutup akut.
Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 23 mata yang diambil datanya pra dan pasca fakoemulsifikasi. Data yang diambil diperoleh dari catatan rekam medis pasien di Sultan Agung Eye Center (SEC) RSI Sultan Agung Semarang yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Pengambilan data dilakukan mulai tanggal 25 Agustus 2017 – 7 November 2017. Data kemudian dianalisis menggunakan uji parametrik, yaitu uji T berpasangan.
Rata-rata kedalaman COA pra dan pasca fakoemulsifikasi adalah 2,37 ± 0,44 mm dan 3,50 ± 0,45 mm. Hasil uji T berpasangan yang didapat adalah p-value 0,000 (p<0,05).
Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kedalaman COA pra dan pasca fakoemulsifikasi pada pasien glaukoma sudut tertutup akut.
Kata Kunci : COA, Fakoemulsifikasi, Glaukoma Sudut Tertutup Akut
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter |
| Date Deposited: | 05 Oct 2018 04:53 |
| Last Modified: | 05 Oct 2018 04:53 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/11136 |
