Khilda, Nuria (2018) PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH ALPUKAT (Persea americana M.) TERHADAP VIABILITAS SPERMATOZOA - Studi Eksperimental pada Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus) Galur Wistar yang dipapar Obat Nyamuk Elektrik. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[thumbnail of COVER.pdf]
Preview
Text
COVER.pdf

| Preview Download (829kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

| Preview Download (12kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

| Preview Download (102kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

| Preview Download (116kB)
[thumbnail of PUBLIKASI.pdf]
Preview
Text
PUBLIKASI.pdf

| Preview Download (46kB)
[thumbnail of BAB I.pdf]
Preview
Text
BAB I.pdf

| Preview Download (164kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (174kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (183kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (231kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (79kB)

Abstract

Penggunaan obat nyamuk elektrik mengandung bahan aktif pyrethroid diantaranya d-alletrin dapat menyebabkan penurunan kualitas spermatozoa yang dipicu karena radikal bebas yang dihasilkan oleh obat nyamuk elektrik. Alpukat diduga memiliki senyawa antioksidan yang dapat menghilangkan efek toksis radikal bebas pada sperma. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah alpukat terhadap viabilitas spermatozoa yang dipapar obat nyamuk elektrik.
Penelitian eksperimental yang digunakan post test control group design yang dilakukan pada 25 ekor tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus), dikelompokkan menjadi lima kelompok yaitu kelompok 1 (kontrol normal), kelompok 2 (kontrol yang dipapar), kelompok 3 (25% jus buah alpukat), kelompok 4 (50% jus buah alpukat), kelompok 5 (100% jus buah alpukat). Perlakuan selama 44 hari dengan diberi paparan obat nyamuk elektrik 8 jam/hari terlebih dahulu. Pemeriksaan viabilitas spermatozoa menggunakan mikroskop perbesaran 400x. Data di analisis menggunakan uji statistic parametric One Way ANOVA, dilanjutkan dengan uji statistic Post Hoc.
Hasil rerata persentase viabilitas spermatozoa kelompok 1= 30,20±3,701, kelompok 2= 20,60±3,782, kelompok 3= 31,00±6,285, kelompok 4= 34,40±5,550, kelompok 5= 39,00±3,391. Hasil uji One Way ANOVA didapatkan nilai signifikan p=0,000. Hasil uji Post hoc didapatkan perbedaan rerata presentase viabilitas spermatozoa yang bermakna pada kelompok 1 dan 2 dengan nilai p=0,004 (p<0,05), begitu juga antara kelompok 2 dengan kelompok 3, 4, dan 5 dengan nilai berurutan sebesar p=0,002, p=0,000, p=0,000 (p<0,05).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian paparan obat nyamuk elektrik dapat menurunkan viabilitas spermatozoa, dan pemberian jus buah alpukat dapat meningkatkan viabilitas spermatozoa.

Kata kunci : Obat nyamuk elektrik, d-allethrin viabilitas spermatozoa, jus buah alpukat

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 05 Oct 2018 04:05
Last Modified: 05 Oct 2018 04:05
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/11124

Actions (login required)

View Item View Item