HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH PUSKESMAS BANJARMANGU I BANJARNERGARA
Berkas Tugas Akhir
5. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
6. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
8. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Malaria merupakan penyakit infeksi disebabkan oleh parasit sporozoa yaitu Plasmodium yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Anopheles betina infektif. Sanitasi lingkungan dapat terkait dengan populasi nyamuk Anopheles ini sehingga berkontribusi pada tingginya kejadian malaria. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian malaria.
Penelitian ini termasuk dalam penelitian analitik observasional dengan menggunakan rancangan case control. Penelitian yang dilakukan pada 30 orang penderita malaria (kasus) dan 30 orang masyarakat sehat (kontrol). Kontrol merupakan tetangga kasus dengan karakteristik yang relatif serupa, meliputi umur, pendidikan, dan pekerjaan. Data sanitasi lingkungan diperoleh dari pengisian kuesioner sedangkan kejadian malaria diperoleh dari rekam medis Puskesmas Banjarmangu I Kabupaten Banjarnegara, yang berikutnya dianalisis dengan menggunakan uji chi square.
Hasil penelitian menunjukkan kasus ditemukan sebanyak 86,7% pada sanitasi lingkungan buruk dan 13,3% pada sanitasi lingkungan baik. Kontrol pada sanitasi lingkungan buruk sebanyak 90,0% dan pada sanitasi lingkungan baik 10,0%. Uji chi square diperoleh nilai p = 1,000 (p>0,05)
Kesimpulan penelitian ini adalah sanitasi lingkungan tidak berhubungan dengan kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Banjarmangu I Kabupaten Banjarnegara.
Kata Kunci: Sanitasi Lingkungan, Kejadian Malaria
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
