TRISNAWATI, UMI (2018) EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PNEUMONIA DENGAN METODE GYSSENS DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG TAHUN 2015-2016. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.
Preview |
Text
COVER.pdf |
Preview |
Text
ABSTRAK.pdf |
Preview |
Text
DAFTAR ISI.pdf |
Preview |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf |
Preview |
Text
Publikasi.pdf |
Preview |
Text
BAB I.pdf |
![]() |
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Pneumonia merupakan penyakit saluran pernafasan bawah yang disebabkan oleh bermacam-macam pathogen seperti bakteri, virus, jamur dan parasit, pengobatannya menggunakan antibiotik, salah satu kerasionalan penggunaan antibiotik yaitu perbedaan dan variasi pola sensitivitas bakteri penyebab pneumonia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia dengan metode Gyssens di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang tahun 2015-2016
Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental (observasional) analitik dan retrospektif. Data yang diambil adalah data rekam medik di RS Islam Sultan Agung Semarang dengan menggunakan total sampling yaitu semua pasien yang telah memenuhi kriteria inklusi dijadikan sebagai sampel. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang
Pada penelitian ini jumlah sampel yang diambil adalah 41 sampel, jumlah pasien perempuan lebih banyak daripada pasien laki-laki yaitu 16 pasien (39,02%) dan rentang umur paling banyak diderita adalah 41-60 tahun dengan jumlah pasien 32 (78,05%). Pola penggunaan antibiotik yang paling digunakan adalah ceftriaxone dan untuk kategori 0 ada 28 kasus (65,12%), kategori IIIA ada 8 kasus (18,60%), kategori IIIB ada 5 kasus (11,63%) dan kategori IVC ada 2 kasus (4,65%)
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan antibiotik yang rasional yaitu 65,12% dan yang tidak rasional yaitu 34,88% dan tidak ada hubungan antara ketidakrasionalan dengan lama rawat inap dengan menggunakan uji Fisher Exact Test
Kata kunci: Pneumonia, Antibiotik, Metode Gyssens
Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED | UNSPECIFIED |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
Divisions: | Fakultas Kedokteran Fakultas Farmasi > Farmasi Fakultas Farmasi > Farmasi |
Depositing User: | Pustakawan Reviewer UNISSULA |
Date Deposited: | 07 May 2018 01:44 |
Last Modified: | 07 May 2018 01:44 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/10711 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |