Widyastuti, Asri Nur (2018) STUDI PHARMACOVIGILANCE PADA PENYAKIT HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG PADA PERIODE 30 JANUARI-FEBRUARI 2018. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[thumbnail of 1. Cover.pdf]
Preview
Text
1. Cover.pdf

| Preview Download (800kB)
[thumbnail of 2. Abstrak.pdf]
Preview
Text
2. Abstrak.pdf

| Preview Download (118kB)
[thumbnail of 4. BAB I.pdf]
Preview
Text
4. BAB I.pdf

| Preview Download (96kB)
[thumbnail of 3. Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
3. Daftar Isi.pdf

| Preview Download (1MB)
[thumbnail of 5. BAB II.pdf] Text
5. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (152kB)
[thumbnail of 6. BAB III.pdf] Text
6. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (286kB)
[thumbnail of 7. BAB IV.pdf] Text
7. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (146kB)
[thumbnail of 8. BAB V.pdf] Text
8. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (10kB)
[thumbnail of 9. Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
9. Daftar Pustaka.pdf

| Preview Download (159kB)
[thumbnail of PUBLIKASI.pdf]
Preview
Text
PUBLIKASI.pdf

| Preview Download (227kB)

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan meningkatnya tekanan darah sistolik lebih dari sama dengan 140 mmHg dan diastolik lebih dari sama dengan 90 mmHg. Di Indonesia,diperkirakan banyakanya penderita hipertensi terdapat 15 juta orang. Hipertensi merupakan faktor resiko dari penyakit kardiovaskular yang dapat mengakibatkan kematian sehingga diperlukan evaluasi terhadap efektivitas obat dengan mengkaji ketepatan pemilihan dosis. Tujuan dari Pharmacovigilance adalah untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan pasien terkait pengobatan yang didapatnya, dari kemungkinan kejadian Reaksi Obat Yang Tidak Dikehendaki (ROTD)
Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang dilanjutkan secara prospektif dan diolah secara kuantitatif. Data kejadian Reaksi Obat Tidak Dikehendaki (ROTD) dinilai berdasarkan pustaka dari Drug Information Handbook (DIH) 2014 dan Meyler’s Side Effect of Drugs. Kemudian probabilitas kejadian ROTD dinilai dengan naranjo scale sebagai konfirmasi kausalitas ROTD.
Hasil dari penelitian ditemukan kejadian ROTD kategori probable (besar kemungkinan) sebanyak 19,3%, kategori possible (mungkin) sebanyak 42%, dan kategori doubtful (meragukan) sebanyak 30,1%. Terdapat hubungan bermakna antara usia dengan kejadian ROTD dengan hubungan kekuatan cukup dengan nilai signifikansi 0,001 dengan nilai c = 0,355 yang berada pada rentang kekuatan hubungan cukup dengan nilai c antara 0,25-0,5. Terdapat hubungan bermakna antara jenis kelamin dengan kejadian ROTD dengan hubungan kekuatan cukup dengan nilai signifikansi 0,0027 dan nilai c = 0,283 yang berada pada rentang kekuatan hubungan cukup dengan nilai c antara 0,25-0,5.
Terdapat hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan kejadian ROTD dengan hubungan kekuatan cukup yang berada pada rentang kekuatan hubungan cukup antara 0,25-0,5.

Kata Kunci : Hipertensi,ROTD, Algoritma Naranjo, Antihipertensi

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Farmasi > Farmasi
Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 07 May 2018 01:44
Last Modified: 07 May 2018 01:44
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/10700

Actions (login required)

View Item View Item