Mubarokah, Lailatul (2018) PENGARUH KOMBINASI RELAKSASI NAFAS DALAM DAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Keperawatan UNISSULA.

[thumbnail of COVER.pdf]
Preview
Text
COVER.pdf

| Preview Download (3MB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

| Preview Download (117kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

| Preview Download (2MB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

| Preview Download (225kB)
[thumbnail of PUBLIKASI.pdf]
Preview
Text
PUBLIKASI.pdf

| Preview Download (275kB)
[thumbnail of BAB I.pdf]
Preview
Text
BAB I.pdf

| Preview Download (168kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (247kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (297kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (173kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (105kB)
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (86kB)

Abstract

Latar belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan suatu penyakit kronik dengan kadar glukosa darah yang tinggi. Penatalaksanaan DM meliputi farmakologis dan nonfarmakologis. Penatalaksanaan non farmakologis diantaranya relaksasi nafas dalam dan relaksasi otot progresif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi relaksasi nafas dalam dan relaksasi otot progresif terhadap kadar glukosa darah pada pasien DM.
Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan p¬ra-experiment rancangan one group pretest-posttes. Purposive sampling dengan jumlah responden 17 orang. Analisis data yang digunakan adalah Wilcoxon.
Hasil: Karakteristik responden tertinggi berdasarkan usia 56-65 tahun sebesar 52,9% dengan jenis kelamin perempuan sebesar 64,7% dan lama menderita DM 1-2 tahun sebesar 35,3%. Kadar glukosa darah pasien sebelum intervensi rata-rata adalah 231,10 mg/dL. Kadar glukosa darah sesudah intervensi rata-rata adalah 220,18 mg/dL.
Simpulan: Ada perbedaan yang signifikan kadar glukosa darah pasien sebelum dan sesudah melaksanakan relaksasi nafas dalam dan relaksasi otot progresif yaitu terjadi penurunan rata-rata 10,92 mg/dL dan nilai p value 0,0001.

Kata Kunci: Relaksasi Nafas Dalam, Relaksasi Otot Progresif, Glukosa Darah, Diabetes Melitus

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Keperawatan
Fakultas Ilmu Keperawatan > Ilmu Keperawatan
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 03 May 2018 01:51
Last Modified: 03 May 2018 01:51
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/10582

Actions (login required)

View Item View Item