ANALISA PENGARUH PERUBAHAN JARAK ANTAR KONDUKTOR, KEDALAMAN, TAHANAN JENIS TANAH PADA SISTEM PENTANAHAN GRID-ROD GARDU INDUK

LATIFAH, MEIKE ALIF (2019) ANALISA PENGARUH PERUBAHAN JARAK ANTAR KONDUKTOR, KEDALAMAN, TAHANAN JENIS TANAH PADA SISTEM PENTANAHAN GRID-ROD GARDU INDUK. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (239kB)
[img] Text
Publikasi.pdf

Download (144kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (184kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (177kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (366kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (186kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (678kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (348kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (542kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (309kB)

Abstract

Sistem pentanahan grid-rod adalah sistem pentanahan dengan menanamkan batang-batang elektroda sejajar di permukaan tanah, kemudian pada setiap titik terdapat batang elektroda yang ditanam tegak lurus di permukaan tanah. Batang-batang ini terhubung satu sama lain, yang bertujuan untuk meratakan tegangan yang timbul pada sebuah plant di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 KV Ungaran. Penelitian ini membahas tentang sistem pentanhan grid-rod dengan menganalisa perubahan jarak antar konduktor, kedalaman, dan tahanan jenis tanah. Parameter-parameter yang diperlukan adalah model penelitian, tahanan jenis tanah, luas area pentanahan, panjang konduktor, lebar konduktor. Pada simulasi perhitungan digunakan MATLAB dengan skenario merubah jarak antar konduktor, merubah kedalaman, merubah tahanan jenis tanah. Hasil menunjukan bahwa dengan skenario merubah jarak antar konduktor semakin rapat mempengaruhi untuk nilai resistansi pentanahan hanya mengalami perubahan sebesar 0,001 Ω, nilai tegangan sentuh semakin rendah yaitu dari yang semula 59,21 volt menjadi 47,25 volt dan nilai tegangan langkah semakin tinggi yaitu dari 57,39 volt menjadi 61,37 volt. Sedangkan dengan skenario merubah kedalaman semakin mendekati permukaan tanah dengan jarak antar konduktor yang tetap tidak mempengaruhi nilai resistansi pentanahan tetapi mempengaruhi nilai tegangan sentuh yaitu yang semula 59,21 volt naik menjadi 84,85 volt dan tegangan langkah naik secara signifikan yaitu semula 57,39 volt menjadi 280,3 volt. Pada simulasi dengan skenario merubah tahanan jenis tanah dengan jarak antar konduktor dan kedalaman tetap di dapatkan hasil bahwa tidak semua jenis tanah pada GITET dengan luas area yang sama dapat menggunakan pemodelan ini dikarenakan tidak semua tahanan jenis tanah memiliki nilai resistansi pentanahan <1 Ω. Kata kunci : Pentanahan Grid, Jarak Antar Konduktor, Kedalaman, Tahanan Jenis Tanah, Simulasi

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Fakultas Teknologi Industri
Fakultas Teknologi Industri > Teknik Elektro
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 24 Feb 2020 01:42
Last Modified: 24 Feb 2020 01:42
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/16244

Actions (login required)

View Item View Item