PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP PENGUNGKAPAN RISIKO FINANSIAL
Berkas Tugas Akhir
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis apakah
Jumlah Dewan Komisaris, Jumlah Rapat Dewan Komisaris, Komposisi Komisaris
Independen, Komite Audit, Jumlah Rapat Komite Audit dan Kepemilikan
Institusional berpengaruh terhadap pengungkapan risiko finansial.
Pengungkapan risiko finansial dalam penelitian ini menggunakan indeks
Wallace..
Populasi yang digunakan adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia dari tahun 2009-2011. Sampel dipilih dengan menggunakan
metode purposive sampling. sehingga diperoleh 72 data yang memenuhi kriteria.
Teknis analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial jumlah
rapat dewan komisaris, komposisi komisaris independen, komposisi komite audit
independen, jumlah rapat komite audit serta kepemilikan institusional
berpengaruh positif signifikan terhadap pengungkapan risiko finansial.
Sedangkan, ukuran dewan komisaris tidak berpengaruh signifikan terhadap
pengungkapan risiko finansial. Sedangkan, ukuran dewan komisaris tidak
berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan risiko finansial. Secara simultan
ukuran dewan komisaris, jumlah rapat dewan komisaris, komposisi komisaris
independen, komposisi komite audit, jumlah rapat komite audit dan kepemilikan
institusional berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan risiko finansial.
Kata Kunci : Ukuran dewan komisaris, Jumlah rapat dewan komisaris, Komposisi
komisaris independen, Komposisi komite audit, Jumlah rapat komite
audit, Kepemilikan institusional.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
