HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PELAYANAN SWAMEDIKASI OLEH APOTEKER DI APOTEK WILAYAH KOTA SEMARANG

Kusumawati, Nila (2019) HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PELAYANAN SWAMEDIKASI OLEH APOTEKER DI APOTEK WILAYAH KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[img] Text
COVER.pdf

Download (564kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (86kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (203kB)
[img] Text
Publikasi.pdf

Download (1MB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (175kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (702kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (175kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (139kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (327kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (380kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (87kB)

Abstract

Swamedikasi merupakan salah satu proses pengobatan dimana dilakukan sendiri oleh seseorang dimulai dari pengenalan gejala atau keluhan-keluhan yang dirasakan hingga pemilihan dan penggunaan obat. Menurut data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018 mencatat bahwa 67,83% penduduk di indonesia sudah melakukan swamedikasi atau pengobatan sendiri. Di Jawa Tengah penduduk yang telah melakukan swamedikasi sudah mencapai 68,50%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku pelayanan swamedikasi oleh apoteker di apotek wilayah Kota Semarang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat observasi dengan rancangan analitik, dilakukan pengambilan data secara cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah apoteker yang berada di apotek dimana jumlah apotek di wilayah Kota Semarang sebanyak 424 apotek. Didapatkan sampel sebanyak 80 orang dengan menggunakan teknik sampling consecutive sampling. Data diambil secara langsung menggunakan lembar kuesioner yang berisi masing-masing 12 pertanyaan tentang pengetahuan dan 9 pertanyaan tentang perilaku pelayanan swamedikasi. Data dianalisis menggunakan uji statistik chi-square dengan p-value < 0,05. Hasil dari pengetahuan responden apoteker dengan kategori baik sebanyak 46 orang (57,5%), lalu pada kategori kurang sebanyak 19 orang (23,8%) dan yang terakhir kategori cukup 15 orang (18,8%). Perilaku pelayanan swamedikasi didapatkan hasil kategori baik sebanyak 52 orang (65%) dan kategori perilaku pelayanan swamedikasi kurang baik terdapat 28 orang (35%). Hasil penelitian tentang hubungan pengetahuan dengan perilaku pelayanan swamedikasi didapatkan nilai p-value 0,000. Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan pengetahuan dengan perilaku pelayanan swamedikasi oleh apoteker di apotek wilayah Kota Semarang. Kata kunci : Swamedikasi, apoteker, pengetahuan, perilaku pelayanan swamedikasi

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Farmasi
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 24 Feb 2020 02:44
Last Modified: 24 Feb 2020 02:44
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/16359

Actions (login required)

View Item View Item