HUMAN ERROR ANALYSIS DENGAN METODE HEART DAN SHERPA PADA DEPARTEMEN ROUGH MILL (Studi Kasus CV Qirana)

Rozikin, Ali (2017) HUMAN ERROR ANALYSIS DENGAN METODE HEART DAN SHERPA PADA DEPARTEMEN ROUGH MILL (Studi Kasus CV Qirana). Undergraduate thesis, Fakultas Teknologi Industri UNISSULA.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (424kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (19kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (24kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (39kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PUBLIKASI.pdf

Download (397kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (34kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (114kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (30kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (641kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (18kB)

Abstract

CV Qirana merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang furnitur yang menggunakan bahan utama kayu dalam proses produksinya. CV Qirana memproduksi berbagai jenis furnitur mulai dari lemari, meja, kursi maupun tempat tidur. Departemen rough mill merupakan salah satu departemen dalam proses produksi furniture pada CV. Qirana, dimana departemen ini terdiri dari 25 pekerja yang mengoperasikan 16 mesin potong dengan jam kerja 8 jam/hari. Berdasarkan penelitian awal proses produksi departemen rough mill merupakan bagian produksi yang paling sering terjadi kecelakaan kerja, dimana pada proses ini banyak terdapat kecelakaan kerja mulai dari kecelakaan kerja ringan hingga kecelakaan kerja berat yang mengakibatkan cacat permanen pada pekerja. Pada periode 2015 – 2016 terdapat kurang lebih 60 kasus kecelakaan kerja ringan, dan 2 kasus kecelakaan kerja berat. Berdasarkan perhitungan Human Error Probability (HEP), HEP terbesar terdapat pada kegiatan 2 task 2.3 yaitu memotong pola sesuai gambar dengan nilai Human Error Probability (HEP) sebesar 0,451, kemudian kegiatan 4 task 4.3 yaitu pembuatan purus dengan nilai Human Error Probability (HEP) sebesar 0,166, dan kegiatan 5 task 5.3 yaitu pembuatan siku dengan nilai Human Error Probability (HEP) sebesar 0,159. Sedangkan untuk human error probability (HEP) terendah yaitu pada kegiatan 1 task 1.2 yaitu meletakkan bahan baku pada meja pemotongan dengan nilai Human Error Probability (HEP) sebesar 0,041, kemudian task 1.3 memotong dan membelah bahan baku kayu dengan nilai Human Error Probability (HEP) sebesar 0,054, kemudian kegiatan 3 yaitu jointer task 3.2 yaitu menghaluskan sisi – sisi part dengan nilai Human Error Probability (HEP) sebesar 0,059, dan kegiatan 6 task 6.3 yaitu melakukan pembobokan dengan nilai Human Error Probability (HEP) sebesar 0,073, Konsekuensi dan antisipasi error berdasarkan metode sherpa yaitu keluhan moskuleskeletal dapat diatasi dengan menggunakan sistem material handling dan memberikan kursi kerja pada karyawan yang membutuhkan kursi kerja pada proses produksinya, tangan luka putus, tangan luka sobek, luka pada kaki, gangguan pernapasan serta gangguan mata dapat diatasi dengan mewajibkan karyawan menggunakan alat pelindung diri (APD) selama bekerja Kata Kunci : Human Error, HEART, SHERPA

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknologi Industri
Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 30 Jan 2018 01:53
Last Modified: 30 Jan 2018 01:53
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/9809

Actions (login required)

View Item View Item