ANALISIS PENGARUH BI RATE, SUKU BUNGA SBI, KURS, IHSG, DAN TINGKAT INFLASI TERHADAP NILAI OBLIGASI PEMERINTAH
Berkas Tugas Akhir
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Obligasi pemerintah merupakan salah satu alternatif pembiayaan negara. Penerbitan obligasi ditujukan untuk menutup pendanaan yang tidak dapat dipenuhi oleh penerimaan dari pajak. Menurut data yang didapatkan dari Bursa Efek Indonesia tahun 2016, obligasi pemerintah sangat mendominasi dibandingkan obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh BI rate, suku bunga SBI, kurs, IHSG, dan tingkat inflasi terhadap nilai obligasi pemerintah.
Populasi dalam penelitian ini adalah obligasi pemerintah dengan kode Fixed Rate (FR) yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia mulai tahun 2013 hingga tahun 2015. Jumlah populasi adalah 48 obligasi pemerintah. Penentuan sampel dipilih dengan metode purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan merupakan data sekunder. Analisa data menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS (Statistical Product and Service Solution) 22.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel BI rate, tingkat suku bunga SBI, kurs, dan tingkat inflasi menunjukkan adanya hubungan negatif dan tidak signifikan dengan nilai obligasi pemerintah, hanya variabel IHSG saja yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan. Secara simultan, semua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai obligasi pemerintah.
Kata kunci : BI rate, inflasi, obligasi, pemerintah, SBI
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
