PERBANDINGAN PENGGUNAAN PASTA GIGI YANG MENGANDUNG SORBITOL DAN PASTA GIGI YANG MENGANDUNG KOMBINASI SORBITOL DAN XYLITOL TERHADAP PERUBAHAN pH SALIVA (Studi terhadap Anak Sekolah Dasar Kelas V Di Kecamatan Limpung Tahun 2012)

Astritia, Melli Dwi (2013) PERBANDINGAN PENGGUNAAN PASTA GIGI YANG MENGANDUNG SORBITOL DAN PASTA GIGI YANG MENGANDUNG KOMBINASI SORBITOL DAN XYLITOL TERHADAP PERUBAHAN pH SALIVA (Studi terhadap Anak Sekolah Dasar Kelas V Di Kecamatan Limpung Tahun 2012). Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran Gigi UNISSULA.

[img]
Preview
Text
Cover_1.pdf

Download (105kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak_1.pdf

Download (48kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi_1.pdf

Download (63kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (94kB) | Preview

Abstract

Sorbitol dan xylitol memiliki efek menstimulasi daya alir saliva dan menurunkan kolonisasi streptococcus mutans bakteri penyebab utama dari karies gigi. Kedua jenis zat ini telah dikembangkan sebagai bahan pasta gigi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui terdapat perbedaan perubahan pH saliva pada penggunaan pasta gigi yang mengandung sorbitol dan kombinasi sorbitol dan xylitol. Penelitian ini berjenis quasi experimental dengan rancangan one group pretest and posttest yang dilakukan pada 90 siswa sekolah dasar kelas V di Kecamatan Limpung umur 12-13 tahun, dibagi dalam 3 kelompok: kontrol, sorbitol, dan kombinasi sorbitol dan xylitol. Pengukuran pH saliva dilakukan dengan pH meter sebelum dan sesudah menggosok gigi dengan uji wilcoxon untuk mengalisa pH saliva sebelum dan sesudah menggosok gigi pada masing-masing kelompok, selanjutnya dilakukan uji Kruskal Wallis untuk mengetahui perbedaan rata – rata kenaikan pH saliva dan uji Mann Whitney untuk mengetahui perbedaan antara kelompok satu dengan kelompok lain. Berdasarkan Uji non parametrik menghasilkan nilai p = 0,394; 0,123; dan 0,000 untuk kelompok kontrol, kombinasi sorbitol dan xylitol, sorbitol. Menunjukkan bahwa hanya pasta gigi dengan kombinasi sorbitol dan xylitol yang mampu meningkatkan pH saliva. Uji Kruskal Wallis menghasilkan nilai p = 0,000 menunjukkan bahwa selisih pH saliva sebelum dan sesudah menggosok gigi berbeda bermakna. Perbedaan tersebut pada uji Mann Whitney terdapat pada kelompok kontrol dengan kombinasi sorbitol dan xylitol (p = 0,000); dan kelompok sorbitol dengan kombinasi sorbitol dan xylitol (p = 0,000). Disimpulkan bahwa pasta gigi yang mengandung kombinasi sorbitol dan kombinasi sorbitol dan xylitol berpengaruh dalam perubahan pH saliva. Kata kunci: sorbitol, xylitol, pH saliva

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi
Fakultas Kedokteran Gigi > Pendidikan Dokter Gigi
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 07 Apr 2016 04:20
Last Modified: 07 Apr 2016 04:20
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/4105

Actions (login required)

View Item View Item