FORMULASI IDEAL PENYIDIKAN TINDAK PIDANA KORUPSI YANG DILAKUKAN DALAM KEADAAN TERTENTU (Studi Kasus Kepolisian Resor Indramayu)

CASWADI, CASWADI (2024) FORMULASI IDEAL PENYIDIKAN TINDAK PIDANA KORUPSI YANG DILAKUKAN DALAM KEADAAN TERTENTU (Studi Kasus Kepolisian Resor Indramayu). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[img] Text
Magister Ilmu Hukum_20302300318_fullpdf.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Magister Ilmu Hukum_20302300318_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (116kB)

Abstract

Tindak pidana korupsi tidak dapat lagi digolongkan sebagai kejahatan biasa melainkan telah menjadi kejahatan luar biasa (extra ordinary crime). Trend perkembangan kasus Korupsi semakin hari semakin meningkat, bahkan dewasa ini berkembang opini publik bahwa korupsi sudah menjelma menjadi suatu budaya baru, dalam arti telah menguasai tingkah laku (behavior) bukan saja birokrasi negara, tetapi juga dunia pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan menganalisa pelaksanaan penyidikan tindak pidana korupsi dalam keadaan tertentu di Kepolisian Resor Indramayu. Untuk mengetahui dan menganalisa kendala dalam pelaksanaan penyidikan tindak pidana korupsi dalam keadaan tertentu di Kepolisian Resor Indramayu. Untuk mengetahui dan menganalisa formulasi ideal penyidikan tindak pidana korupsi yang dilakukan dalam keadaan tertentu di Kepolisian Resor Indramayu. Metode yang digunakan peneliti adalah pendekatan hukum secara yuridis sosiologis dan spesifikasi dalam penelitian ini adalah termasuk deskriptif analitis. Adapaun sumber dan jenis data dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui wawancara dan data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan. Data dianalisa secara kualitatif menggunakan teori efektivitas hukum dan teori kepastian hukum. Berdasarkan hasil dari penelitian bahwa Pelaksanaan penyidikan tindak pidana korupsi dalam keadaan tertentu di Kepolisian Resor Indramayu yaitu dalam proses penyidikan digunakan teknik pengembangan kasus untuk mengumpulkan data dan fakta perkara. Selain itu, kepolisian menggunakan teknik audit investigatif sebagai metode pencarian dan pengumpulan data, informasi dan temuan lainnya untuk mengetahui kebenaran atau bahkan kesalahan sebuah fakta dengan berkoordinasi dengan BPK/BPKP. Dalam kasus korupsi dilakukan oleh pejabat negara, maka harus ada perizinan yang harus dilengkapi sebelum melakukan penyidikan. Kendalanya adalah kurangnya kepastian hukum dan celah dalam peraturan perundang-undangan. Ketentuan hukum yang tidak jelas atau bahkan tumpang tindih dapat menyebabkan kebingungan dan menghambat proses penyidikan. Ini bisa membuat pelaksanaan tugas kami menjadi kurang efektif. Solusinya adalah perlu dilakukan revisi peraturan perundang-undangan. Hal ini bertujuan untuk memperjelas ketentuan hukum yang ada dan menghilangkan pasal-pasal yang bertentangan satu sama lain. Formulasi ideal penyidikan tindak pidana korupsi yang dilakukan dalam keadaan tertentu di Kepolisian Resor Indramayu adalah pelaksanaan wewenangnya, sudah menyelesaikan kasus tindak pidana korupsi dengan jumlah kerugian negara yang cukup besar. Dengan demikian peran penyidik Polri masih sangat dibutuhkan dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi, melihat masih lebih dari setengah laporan masyarakat yang belum bisa diselesaikan oleh Kepolisian. Ke depannya yang perlu diupayakan, bagaimana mengatasi dan mencarikan solusi untuk memperbaiki karakter, komitmen, kualitas kinerja, serta kepecayaan masyarakat yang sudah terlanjur kurang percaya kepada Kepolisian yang selama ini dianggap tidak mampu untuk melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia. Begitu juga dengan struktur kelembagaan sudah banyak perubahan yang mengarah kepada penguatan kinerja penyidik Kepolisian dalam melakukan penindakan dan pencegahan terhadap tindak pidana korupsi, dengan melakukan pembenahan struktur pada penyidikannya. Kata kunci : Formulasi Ideal, Penyidikan, Tindak Pidana, Korupsi, Keadaan Tertentu

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 11 Mar 2025 02:11
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/38285

Actions (login required)

View Item View Item