ANALISIS YURIDIS PEMENUHAN HAK RESTITUSI KORBAN TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL ANAK DALAM PERSPEKTIF KEADILAN HUKUM DI PENGADILAN NEGERI MADIUN

DHANANJAYA, BRAM (2024) ANALISIS YURIDIS PEMENUHAN HAK RESTITUSI KORBAN TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL ANAK DALAM PERSPEKTIF KEADILAN HUKUM DI PENGADILAN NEGERI MADIUN. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[img] Text
Magister Ilmu Hukum_20302300315_fullpdf.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Magister Ilmu Hukum_20302300315_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (50kB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pemenuhan hak restitusi korban tindak pidana kekerasan seksual anak dalam perspektif keadilan hukum di Pengadilan Negeri Madiun, kendala serta solusi pelaksanaan pemenuhan hak restitusi korban tindak pidana kekerasan seksual anak di Pengadilan Negeri Madiun. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis, sedangfkan jenis dan sumber data yang digunakan data primer dan jenis data sekunder. Analisis data menggunakan kualitatif, dengan metode berpikir deduktif. Hasil penelitian dan pembahasan bahwa (1) Pelaksanaan pemenuhan hak restitusi korban tindak pidana kekerasan seksual anak dinilai belum memenuhi nilai-nilai keadilan bagi korban tindak kekerasan seksual anak, terbukti permohonan restitusi tidak sesuai dengan yang dimohonkan oleh orang tua korban, sehingga putusan ini dirasa kurang memperhatikan dalam hal ganti rugi untuk korban. (2) Pelaksanaan pemberian restitusi atas kekerasan seksual terhadap anak belum sepenuhnya berjalan dengan baik, Faktanya, masyarakat masih kurang memahami konsep restitusi, kesulitan untuk membuktikan bahwa korban telah mengalami kerugian, dan pelaku tidak tahu bahwa mereka harus membayar restitusi. Kendala dalam Pemenuhan hak restitusi korban tindak pidana kekerasan seksual anak antaranya: Minimnya kesadaran penegak hukum untuk memberitahukan kepada korban terkait haknya, Minimnya pengetahuan korban tindak pidana terhadap anak akan restitusi, Tidak adanya kepastian terhadap korban dalam mendapatkan haknya, karena tidak adanya upaya paksa dalam pembayaran restitusi, Pelaku tindak pidana kekerasan seksual umumnya adalah masyarakat dengan kelas ekonomi menengah kebawah sehingga tidak memiliki kemampuan dalam mengupayakan kewajibannya membayar hak restitusi. Upaya yang dilaksanakan : Peningkatan peran lembaga-lembaga terkait, Dukungan dari masyarakat dan lembaga yang peduli pada perlindungan anak. Kata Kunci : Restitusi, Korban Kekerasan Seksual Anak, Keadilan Hukum

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 26 Feb 2025 07:28
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/38283

Actions (login required)

View Item View Item