PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELANGGARAN LALU LINTAS YANG MENGAKIBATKAN KECELAKAAN LALU LINTAS DENGAN KERUSAKAN KENDARAAN ATAU BARANG (Studi Kasus di Kepolisian Resor Kota Besar Semarang)

ANITA, ANITA (2024) PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELANGGARAN LALU LINTAS YANG MENGAKIBATKAN KECELAKAAN LALU LINTAS DENGAN KERUSAKAN KENDARAAN ATAU BARANG (Studi Kasus di Kepolisian Resor Kota Besar Semarang). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[img] Text
Magister Ilmu Hukum_20302300297_fullpdf.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Magister Ilmu Hukum_20302300297_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (51kB)

Abstract

Lalu lintas merupakan salah satu sarana komunikasi masyarakat yang memegang peranan vital dalam memperlancar pembangunan yang kita laksanakan. Masalah lalu lintas merupakan salah satu masalah yang berskala nasional yang berkembang seirama dengan perkembangan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa dan mendeskripsikan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan kerusakan kendaraan atau barang di Kepolisian Resor Kota Besar Semarang. Untuk menganalisa dan mendeskripsikan kendala kepolisian terhadap pelanggaran lalu lintas yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan kerusakan kendaraan atau barang di Kepolisian Resor Kota Besar Semarang dan solusinya.. Metode yang digunakan peneliti adalah yuridis sosiologis dan spesifikasi dalam penelitian ini adalah termasuk deskriptif analitis. Adapaun sumber dan jenis data dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui wawancara dan data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan. Data dianalisa secara kualitatif menggunakan teori efektivitas hukum dan teori kemanfaatan. Berdasarkan hasil dari penelitian bahwa penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan kerusakan kendaraan atau barang Di Kepolisian Resor Kota Besar Semarang telah ditegakan melalui upaya penal dengan sanksi penjara yang mana diancam dengan hukuman pidana paling lama 6 (enam) bulan dan/atau denda paling banyak Rp. 1.000.000,00 (satu juta rupiah) dan upaya non penal lebih diarahkan pada pencegahan terhadap terjadinya kecelakan lalu lintas. Kendalanya adalah lemahnya sanksi yang diatur dan diberikan kepada pelanggar lalu lintas menjadikan belum adanya efek jera. Selain itu belum adanya aturan terkait dengan ganti rugi yang diderita oleh korban yang ditimbulkan dari pelanggaran lalu lintas dan menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Solusinya adalah memberikan teguran, tilang, sampai dengan penyitaan kendaraan bermotor. Selain itu perlu adanya perubahan sistem pemberian sanksi terhadap pelanggaran lalu lintas yang dilakukan secara manual diubah menjadi elektronik. Kata kunci : Penegakan Hukum, Pelanggaran Lalu Lintas, Kecelakaan Lalu Lintas, Kendaraan Atau Barang

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 27 Feb 2025 06:22
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/38255

Actions (login required)

View Item View Item