PENEGAKAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN SEPEDA MOTOR DI WILAYAH HUKUM POLSEK BATU AMPAR

Firmansyah, Moh. Fajri (2024) PENEGAKAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN SEPEDA MOTOR DI WILAYAH HUKUM POLSEK BATU AMPAR. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[img] Text
Magister Ilmu Hukum_20302300154_fullpdf.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Magister Ilmu Hukum_20302300154_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (48kB)

Abstract

Kehidupan masyarakat dan kemajuan teknologi dewasa ini secara tidak langsung juga memicu perkembangan dan keberagaman perilaku kejahatan dalam masyarakat, kejahatan dapat terjadi kepada siapa saja tidak hanya orang dewasa akan tetapi juga sering terjadi terhadap anak kalau kita perhatikan informasi yang ada dimedia cetak maupun elektronik kasus anak yang berhadapan dengan hukum cendrung mengalami peningkatan. Peraturan perundang-undangan yang ada selama ini dirasakan masih belum mampu memberikan perlindungan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum sehingga diperlukan suatu pembaharuan. Tujuan penelitian dalam penelitian ini: 1). Untuk mengetahui, menganalisis Penegakan Hukum Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor Di Wilayah Hukum Polsek Batu Ampar. 2). Untuk mengetahui, menganalisis kendala dan solusi Penegakan Hukum Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor Di Wilayah Hukum Polsek Batu Ampar. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, dengan metode penelitian deskriptif analitis. Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder yang akan dianalisis secara kualitatif. Permasalahan penelitian dianalisis menggunakan teori Penegakan hukum, teori Restoratife Justice, dan teori Sistem Hukum. Penegakan hukum pada tingkat penyidikan terhadap anak yang menjadi pelaku tindak pidana pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polsek Batu Ampar dihadapkan pada tantangan kompleks. Sebagai pelaku yang berstatus anak, mereka memiliki perlindungan khusus yang diatur dalam berbagai undang-undang seperti Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak yang menekankan perlakuan berbeda dari orang dewasa dan upaya untuk melindungi hak-hak anak dalam setiap tahapan proses hukum. Proses penyidikan yang dilakukan terhadap anak pelaku tindak pidana seperti pencurian sepeda motor melibatkan tahapan sebagai berikut: a). Penangkapan anak harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan mempertimbangkan hak-hak anak. Penahanan anak hanya dapat dilakukan jika benar-benar diperlukan, dan harus sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, yakni terpisah dari pelaku dewasa. b). Dalam kasus anak, diversi merupakan proses yang wajib dipertimbangkan sejak tahap penyidikan, terutama jika tindak pidana yang dilakukan tidak melibatkan kekerasan atau kerugian besar. Diversi bertujuan untuk menyelesaikan perkara tanpa harus melalui proses pengadilan, dengan pendekatan keadilan restoratif. Hal ini menjadi langkah utama dalam penanganan anak pelaku tindak pidana untuk menghindari efek negatif jangka panjang dari keterlibatan dalam sistem peradilan pidana. Kata Kunci : Penegakan Hukum, Anak Pelaku, Tindak Pidana

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 18 Mar 2025 02:42
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/38133

Actions (login required)

View Item View Item