RAHMAWATI, APITTA FITRIA (2024) ANALISIS YURIDIS PEMIDANAAN TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN (Studi Putusan Perkara Nomor 07/Pid.Sus-Anak/2023/PN.Kds). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300027_fullpdf.pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300027_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (50kB) |
Abstract
Anak yang berkonflik dengan hukum selalu menjadi sorotan, terutama dari prespektif masyarakat yang resah akibat perilaku anak yang sering membuat beberapa permasalahan seperti pencurian. Seperti halnya dalam Putusan Pengadilan Nomor 07/Pid.Sus-Anak/2023/PN.Kds. Tujuan penulisan tesis ini untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana terhadap Anak sebagai Pelaku Tindak Pidana Pencurian dengan pemberatan, mengetahui kelemahan pemidanaan terhadap anak sebagai Pelaku Tindak Pidana Pencurian dengan pemberatan pada saat ini, serta mengetahui konsep pemidanaan terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan di masa yang akan datang berdasarkan nilai keadilan. Metode penelitian dalam penulisan tesis ini menggunakan tipe penelitian yuridis normatif, pendekatan masalah berupa pendekatan perundang-undangan, studi putusan, dan pendekatan konseptual; bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder; serta analisis bahan hukumnya bersifat prespiktif yang didasarkan pada norma-norma dan aturan hukum. Hasil dari penelitian ini yakni Dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana terhadap Anak sebagai Pelaku Tindak Pidana Pencurian dengan pemberatan khususnya pada Putusan Perkara Nomor 07/Pid.Sus-Anak/2023/PN.Kds, tentunya majelis hakim menggunakan dasar pertimbangan agar pemidanaan yang dijatuhkan dirasa sudah tepat dan seadil-adilnya. Kelemahan pemidanaan terhadap anak sebagai Pelaku Tindak Pidana Pencurian dengan pemberatan pada saat ini adalah di struktur hukum sebagaimana mental dan moral para aparat penegak hukum terkait yang belum memadai, faktor substansi yang mana adanya pasal yang berisi konflik, atau samar/ambigu atau kekosongan hukum yang belum mewujudkan keadilan bagi Anak, serta pada faktor kultur yakni kadangkala kurangnya pemahaman masyarakat tentang proses restorative justice dan tujuannya serta kepercayaan terhadap petugas pelaksanaannya. Konsep pemidanaan terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan di masa yang akan datang berdasarkan nilai keadilan yang mana jika melihat perbandingan dengan Negara Malaysia, Belanda dengan Negara Indonesia, maka konsep pemidanaan anak sebagai pelaku tindak pidana dimasa mendatang yang dibutuhkan seharusnya akan dapat mewujudkan keadilan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yang berlaku di Indonesia. Kata Kunci : Analisis Yuridis, Pemidanaan, Pelaku, Pencurian, Anak.
Item Type: | Thesis (Masters) |
---|---|
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Pascasarjana Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 3 UNISSULA |
Date Deposited: | 12 Mar 2025 02:09 |
URI: | http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/37964 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |