WIDODO, ANJAR JAMBORE (2024) ANALISA PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE DALAM PENYELESAIAN PERKARA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN RINGAN BERDASARKAN PERATURAN KEJAKSAAN NOMOR 15 TAHUN 2020. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300024_fullpdf.pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300024_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (51kB) |
Abstract
Hukum berupaya menjaga dan mengatur keseimbangan antara kepentingan atau hasrat individu, kehadiran hukum justru menegakkan keseimbangan perlakuan antara hak perorangan dan hak bersama. Berdasarkan hakikatnya hukum haruslah pasti dan adil sehingga dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Selain itu sistem peradilan pidana di indonesia selalu berakhir di penjara. Padahal penjara bukan solusi terbaik dalam menyelesaikan masalah kejahatan khususnya tindakan kejahatan yang menimbulkan kerusakan pada korban dan masyarakat, sehingga kondisi yang telah rusak tersebut dapat dikembalikan seperti semula. Ini tidak berarti bahwa ancaman pidana di tiadakan, tetapi harus mempertimbangkan keuntungan dan kerugian ancaman pidana menjadi upaya penyembuhan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris. Penelitian hukum empiris adalah sebuah metode penelitian hukum yang berupaya untuk melihat hukum dalam artian yang nyata atau dapat dikatakan melihat, meneliti bagaimana bekerjanya hukum di masyarakat, yang kemudian menggunakan pendekatan penelitian, jenis pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif biasanya digunakan untuk menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang- orang atau perilaku yang diamati, dan selanjutnya dikuatkan dengan sumber data primer dan sumber data sekunder. Penerapan restorative ini dinilai menawarkan solusi lebih komprehensif dan efektif karena bertujuan untuk memberdayakan para korban, pelaku, kelurga, dan masyarakat guna memeperbaiki perbuatan atau akibat dari perbuatan melawan hukum. Agar hukum dapat berjalan sebagaimana mestinya diperlukan adanya kekuasaan, tetapi kekuasaan yang ada tidak boleh melanggar hak-hak dan kepentingan individu, di karenakan hukum juga berfungsi sebagai perlindungan kepentingan masyarakat. Kata Kunci: Restorative Justice, Hukum, Tindak Pidana
Item Type: | Thesis (Masters) |
---|---|
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Pascasarjana Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 3 UNISSULA |
Date Deposited: | 04 Mar 2025 03:02 |
URI: | http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/37959 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |