DISTRIBUSI KEBUTUHAN LAHAN TEMPAT PEMAKAMAN UMUM DI KOTA SEMARANG

Ardi, Ilham (2024) DISTRIBUSI KEBUTUHAN LAHAN TEMPAT PEMAKAMAN UMUM DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[img] Text
Perencanaan Wilayah dan Kota_31202100063_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (46kB)
[img] Text
Perencanaan Wilayah dan Kota_31202100063_fullpdf.pdf

Download (3MB)

Abstract

Kota Semarang sebagai salah satu kota metropolitan terpadat di Indonesia, utamanya memiliki laju pertumbuhan penduduk yang terus bertambah setiap tahunnya. Hal ini tentunya harus diiringi dengan kebutuhan sarana dan prasarana yang lengkap dan memadai, salah satunya sarana kota yaitu Tempat Pemakaman Umum (TPU). Saat ini, ketersediaan TPU di Kota Semarang sebanyak 14 TPU atau sekitar 16,55 Ha. Namun, persebaran TPU di Kota Semarang belum merata, dan beberapa lahan TPU telah mengalami kelebihan kapasitas, serta ketersediaan lahan TPU saat ini belum cukup mampu untuk menampung jenazah hingga masa mendatang. Terlebih lagi, saat pandemi COVID-19 banyak lahan TPU di Kota Semarang yang digunakan untuk mengubur jenazah pasien COVID-19. Maka dari itu, tujuan dilaksanakannya penelitian ini untuk mengetahui distribusi kebutuhan TPU Kota Semarang dalam memenuhi kebutuhan sarana pemakaman umum bagi masyarakat Kota Semarang. Terdapat analisis yang dilakukan untuk menjawab tujuan tersebut, diantaranya mengidentifikasi ketersediaan lahan TPU, analisis kebutuhan lahan TPU, serta analisis distribusi dan jangkauan kebutuhan lahan TPU Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan rasionalistik, dimana objek penelitiannya terdiri dari 14 lahan TPU Kota Semarang yang berstatus lahan milik Pemerintah Kota Semarang. Penelitian ini memanfaatkan survei primer berupa observasi lahan TPU dan survei sekunder berupa telaah dokumen. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa ketersediaan lahan TPU di Kota Semarang seluas 16,55 Ha yang tersebar di 14 lokasi TPU Kota Semarang dan masih terdapat 2 TPU yang belum terpakai, yaitu TPU Ngadirgo dan TPU Dadapan/ Sendangmulyo. Sementara itu dari hasil analisis kebutuhan lahan TPU, diperhitungkan estimasi jumlah penduduk tahun 2032 sebesar 1.660.346 jiwa dengan estimasi jumlah kematian sekitar 119.831 jiwa dan membutuhkan lahan TPU pada tahun 2032 sebesar 7,51 Ha. Dari kebutuhan lahan TPU tersebut juga perlu diperhatikan distribusi dan jangkauan lahan TPU, agar ketersediaannya merata hingga ke seluruh wilayah Kota Semarang. Pendistribusian lahan TPU Kota Semarang nantinya dapat diarahkan ke pinggiran Kota Semarang yang berbatasan dengan kabupaten lain, dimana dipengaruhi arah perkembangan permukimannya yang lebih condong ke wilayah perbatasan Kota Semarang. Hal ini dikarenakan terdapat lahan potensial milik Pemerintah Kota Semarang yang cocok untuk dijadikan rencana distribusi lahan TPU Kota Semarang. Kata kunci: tempat pemakaman umum, kebutuhan TPU, distribusi TPU

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknik
Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (Planologi)
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 23 Jul 2024 06:56
Last Modified: 23 Jul 2024 06:56
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/34681

Actions (login required)

View Item View Item