HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN DERAJAT COVID-19 (Studi Observasional Analitik di Rumah Sakit Umum Daerah Kardinah Kota Tegal)

Amarullah, Mochammad Dwiky (2022) HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN DERAJAT COVID-19 (Studi Observasional Analitik di Rumah Sakit Umum Daerah Kardinah Kota Tegal). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[img] Text
30101507492_fullpdf.pdf

Download (1MB)
[img] Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (139kB)

Abstract

Penderita dengan riwayat penyakit DM berisiko lebih besar untuk terinfeksi dan memiliki risiko lebih tinggi terjadinya komplikasi dan kematian akibat Covid-19. Salah satu faktor risiko dari morbiditas dan mortalitas akan meningkat pada pasien Covid-19 adalah diabetes melitus. Kondisi DM dapat terjadi mekanisme peningkatan kerentanan Covid-19 karena hiperglikemia dan resistensi insulin menyebabkan peningkatan sitokin pro inflamasi dan sintesis produk akhir glikosilasi (AGEs), stres oksidasi serta menstimulasi adhesi molekul yang menyebabkan jaringan mengalami inflamasi. Proses inflamasi jaringan menyebabkan potensi terkena infeksi yang lebih tinggi, yang berdampak lebih buruk pada pasien DM. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui hubungan kadar gula darah penderita DM tipe 2 dengan derajat keparahan Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan penelitian kohort retrospektif. Populasi penelitian ini merupakan penderita DM tipe 2 memiliki kadar glukosa darah sewaktu >200 mg/dl yang sedang terinfeksi Covid-19 dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kardinah Tegal pada periode Mei - Juli tahun 2021 yang berjumlah 788 pasien. Sampel pada penelitian ini yaitu semua penderita DM tipe 2 di RSUD Kardinah Tegal, yang memiliki kadar glukosa darah sewaktu >200mg/dl, dan sedang terinfeksi Covid-19, dengan menyesuaikan dari parameter inklusi dan eksklusi, berjumlah 354 pasien. Subyek pada penelitian ini predominan pasien dengan usia 51-59 tahun. Pasien penderita DM dengan Covid-19 dilihat dari derajat keparahan sedang sebanyak 16 pasien, derajat keparahan berat sebanyak 325 pasien, dan derajat keparahan kritis sebanyak 13 pasien. Subyek penelitian pasien pada kadar glukosa yang baik didapatkan hasil rata-rata 288.3mg/dl, dan sedangkan untuk hasil standar deviasi dari kadar glukosa darah baik dan buruk 16.71. Hasil penelitian diuji dengan uji pearson chi-square diperoleh nilai p sebesar 0.000 (p<0.05) sehingga hipotesis kerja diterima, artinya terdapat hubungan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan derajat keparahan Covid-19. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 dengan derajat Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Kardinah Tegal. Kata Kunci: Glukosa Darah, DM Tipe 2, Covid-19

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 26 Dec 2022 03:39
Last Modified: 02 Apr 2024 07:12
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/25324

Actions (login required)

View Item View Item