MORFOLOGI KAWASAN BENTENG KERATON BUTON (Masa Kesultanan Buton dan Masa Kini)

SELVIYANTI, EGA (2019) MORFOLOGI KAWASAN BENTENG KERATON BUTON (Masa Kesultanan Buton dan Masa Kini). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (427kB)
[img] Text
Publikasi.pdf

Download (391kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (741kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (350kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (780kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (894kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (364kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8MB)

Abstract

Benteng Keraton Buton dibangun pada masa pemerintahan Sultan Buton ke-III La Sangaji yaitu pertengahan abad ke 15 dan selesai pada masa pemerintahan Sultan Buton ke-VI La Buke yaitu tahun 1645. Benteng ini memiliki panjang 2.740 meter dan luas 22, 8 Ha yang berfungsi sebagai pertahanan dan perlindungan kawasan permukiman dan pusat Kesultanan Buton. Kuatnya kepercayaan masyarakat Buton terhadap ilmu Tasawuf menjadikan kawasan ini memiliki filosofi perwujudan Islam dalam berbagai aspek dalam kawasan. Setelah berakhirnya masa kesultanan, kawasan ini terus mengalami perubahan ruang dan struktural ruang yang berkembang megikuti zaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui morfologi kawasan Benteng Keraton Buton yang dikaji berdasarkan bentuk benteng, ruang dalam kawasan benteng dan struktural kawasan benteng. Metode penelitian deduktif kualitatif dengan pendekatan rasionalistik digunakan sebagai metodologi untuk mencapai tujuan penelitian. Adapun teknik analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan verifikatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa: (1) Benteng Keraton Buton terdiri atas 3 komponen utama yaitu Lawa, Baluara dan dinding benteng yang memiliki filosofi kepercayaan masyarakat yang dianalogikan dengan tubuh manusia, tuhan dan Nabi Muhammad; (2) Kawasan Benteng Keraton Buton memiliki fungsi ruang utama sebagai pusat permukiman masyarakat bangsawan dan pusat Kesultanan Buton yang didalamnya juga terdapat ruang-ruang pelengkap yaitu ruang peribadatan, pendidikan, pertahanan, ekonomi dan publik; (3) Fungsi ruang kawasan benteng mengalami perubahan yaitu sebagai ruang permukiman masyarakat umum yang didalamnya terdapat ruang-ruang pelengkap yaitu peribadatan, pendidikan dan publik serta ruang pariwisata dan ruang ekonomi baru; (4) Jalan dalam kawasan benteng terbentuk secara alami sebagai penyambung antar lawa dan membentuk simpul pergerakan utama yang terdapat pada pusat kawasan; (5) Jalan dalam kawasan kini mengalami perubahan yang mengikuti kebutuhan masyarakat dalam kawasan dan membentuk simpul pergerakan utama pada depan pintu gerbang utama; (6) Tatanan bangunan dalam kawasan benteng berpusat dan mengelilingi inti kawasan yaitu masjid dan baruga; (7) Tatanan bangunan yang berlapis merupakan hasil dari sistem kekerabatan golongan bangsawan di Buton ; (8) Tatanan bangunan dalam kawasan benteng kini mengutamakan keefektivan aksesibilitas penggunanya. Kata Kunci : Morfologi, Benteng Keraton Buton, Ruang, Struktural

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknik
Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (Planologi)
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 24 Feb 2020 02:13
Last Modified: 24 Feb 2020 02:13
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/16299

Actions (login required)

View Item View Item