ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK DENGAN METODE SIX SIGMA (Studi Kasus di PT. Surya Mandiri Jaya Sakti Magelang)

ANNISA, ERVIANA NUR (2019) ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK DENGAN METODE SIX SIGMA (Studi Kasus di PT. Surya Mandiri Jaya Sakti Magelang). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[img] Text
Cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (14kB)
[img] Text
Publikasi.pdf

Download (324kB)
[img] Text
Daftar Isi.pdf

Download (179kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (12kB)
[img] Text
Lampiran.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Bab I.pdf

Download (145kB)
[img] Text
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (431kB)
[img] Text
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (315kB)
[img] Text
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (131kB)
[img] Text
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

PT. Surya Mandiri Jaya Sakti Magelang merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi kayu lapis (plywood). Bahan baku dari plywood yaitu berupa kayu gelondongan. Dalam produksinya sehari dibagi menjadi 3 shift. PT. Surya Mandiri Jaya Sakti berorientasi pada ekspor dan produk yang mengalami cacat masuk kedalam produk lokal. Selama ini pada pengendalian kualitasnya memang belum maksimal. Masih banyaknya produk yang mengalami kecacatan akibatnya akan berdampak pada penurunan harga jual. Meskipun sejauh ini pihak perusahaan belum terlalu memperhitungkan soal penurunan harga, tetapi analisis pengendalian kualitas memang harus tetap dilakukan. Dikarenakan penurunan harga yang akan berpengaruh juga pada perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung. Dengan adanya analisis pengendalian kualitas produk diharapkan produk dapat memberikan kontribusi perbaikan agar sesuai dengan orientasi perusahaan. Metode six sigma dapat diterapkan dibidang usaha apa saja, dari rencana strategi sampai operasional hingga pelayanan dilakukan secara maksimal, dengan six sigma juga dapat memonitor dimana letak kesalahannya, dan six sigma sifatnya tidak statis atau berubah-ubah. Dan dengan alat DMAIC dapat ditemukannya solusi yang sangat tepat untuk menyelesaikan masalah dalam bidang produksi. Kapabilitas proses plywood menunjukkan dari 1.757.420 unit yang diproduksi terdapat 792.897 unit cacat dengan proporsi kecacatan sebesar 0,45. Dengan nilai CTQ sebanyak 10 maka kemungkingan cacat per karakteristik sebesar 0,045. Kemudian untuk nilai DPMO sebesar 45.117,1 unit dari 1.000.000 kemungkingan. Dan dengan nilai DPMO sebesar itu maka sigma level pada proses pembuatan plywood sebesar 3,19. Level ini menunjukkan bahwa perlu ditingkatkan lagi untuk mengembangkan produk karena mengingat pangsa pasar yang semakin luas. Jenis cacat berdasarkan nilai pareto maka didapat bahwa delaminasi, overlap, face patah, hazamuri, benturan, press mark, hot press dan patah pisau merupakan penyebab 80% terjadinya kecacatan pada produk plywood. Perbaikan yang dilakukan dengan memberikan training tentang proses produksi, penggunaan alat, SOP dan pemilihan kualitas kayu. Serta dengan menata ulang layout fasilitas produksi supaya lebih efisien lagi. Kata Kunci : PT. Surya Mandiri Jaya Sakti , Plywood, Six Sigma, DMAIC

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknologi Industri
Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 14 Jan 2020 06:33
Last Modified: 14 Jan 2020 06:33
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/14794

Actions (login required)

View Item View Item