PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DALAM PROSES PENYIDIKAN (Studi Kasus di Polsek Jati Kudus)

Ardhi, Ridhwan Faisal (2018) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DALAM PROSES PENYIDIKAN (Studi Kasus di Polsek Jati Kudus). Undergraduate thesis, Fakultas Hukum UNISSULA.

[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (70kB) | Preview
[img]
Preview
Text
babI.pdf

Download (194kB) | Preview
[img] Text
babII.pdf
Restricted to Registered users only

Download (468kB)
[img] Text
babIII.pdf
Restricted to Registered users only

Download (241kB)
[img] Text
babIV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (150kB)
[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (494kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar_pustaka.pdf

Download (213kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftarisi.pdf

Download (85kB) | Preview
[img]
Preview
Text
lampiran.pdf

Download (565kB) | Preview
[img]
Preview
Text
pernyataan_publikasi.pdf

Download (675kB) | Preview

Abstract

Ridhwan Faisal Ardhi. Judul Penulisan Skripsi “Proses Perlindungan Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Bermotor (Studi Kasus di Polsek Jati Kudus).” Skripsi, Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Pembimbing R. Sugiharto,S.H.,M.H, Perlindungan hukum di negara ini masih belum bisa dibilang bagus dalam hal memberikan perlindungan hukum terhadap korban. Dalam proses penyidikan, seringkali korban tidak diberi perlindungan yang baik kepada korban yang melapor tentang adanya tindak pidana pencurian dan akibatnya terabaikanlah korban yang tidak dilindungi hak – haknya oleh negara maupun penegak hukum tersebut. Dalam kenyataannya korban merupakan pihak yang paling dirugikan seringkali tidak mendapatkan pemberian perlindungan hukum. Tujuan penulisan skripsi ini untuk menjelaskan bagaimana perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana pencurian sepeda motor dan hambatan-hambatan dalam pemberian perlindungan hukum terhadap korban pencurian sepeda motor dalam proses penyidikan. Data diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dengan cara mempelajari buku-buku dan undang-undang yang ada hubungannya dengan judul skripsi ini. Sedangkan penelitian lapangan dilakukan untuk memperoleh data primer, dengan cara mewawancarai responden dan informan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana pencurian sepeda motor belum sepenuhnya maksimal, dikarenakan banyak laporan-laporan yang sudah laporkan oleh korban tidak diproses dan laporan-laporan yang sudah dilaporkan hanya terhenti di pihak kepolisian saja. Perlindungan hukum yang diberikan oleh penyidik kepada korban ada tiga perlindungan yaitu keselamatan, hak – haknya dan ancaman. Hambatan-hambatan yang terjadi dalam pemberian perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana pencurian sepeda motor adalah kurangnya saksi-saksi, kurangnya barang bukti, kurangnya anggota dari pihak kepolisian dan kurangnya sarana dan prasarana pihak kepolisian dalam pemberian perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana pencurian sepeda motor. Sarankan kepada pihak kepolisian dapat meningkatkan profesionalisme dalam pemberian perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana pencurian sepeda motor. Kata kunci : Perlindungan Hukum, Korban, Penyidikan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 30 Apr 2019 01:43
Last Modified: 30 Apr 2019 01:43
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/12273

Actions (login required)

View Item View Item