library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

EFEKTIVITAS LENDIR BEKICOT TERHADAP JUMLAH SEL MAKROFAG PADA PROSES PENYEMBUHAN LUKA POST EKSTRAKSI GIGI ANTERIOR TIKUS WISTAR - Penelitian Eksperimental Laboratoris (In vivo)

Detail Tugas Akhir

EFEKTIVITAS LENDIR BEKICOT TERHADAP JUMLAH SEL MAKROFAG PADA PROSES PENYEMBUHAN LUKA POST EKSTRAKSI GIGI ANTERIOR TIKUS WISTAR - Penelitian Eksperimental Laboratoris (In vivo)

SUHARTONO, NURUL NOVITA (2017) EFEKTIVITAS LENDIR BEKICOT TERHADAP JUMLAH SEL MAKROFAG PADA PROSES PENYEMBUHAN LUKA POST EKSTRAKSI GIGI ANTERIOR TIKUS WISTAR - Penelitian Eksperimental Laboratoris (In vivo). Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran Gigi UNISSULA.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
1. Cover.pdf
PDF
Text
2. Abstrak.pdf
PDF
Text
PUBLIKASI_1.pdf
PDF
Text
3. Daftar Isi.pdf
PDF
Text
4. BAB I.pdf
PDF
Text
5. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (631kB)
PDF
Text
8. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (7kB)
PDF
Text
7. BA IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (147kB)
PDF
Text
6. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (492kB)
PDF
Text
9. Daftar Pustaka.pdf

Abstract

Pencabutan gigi merupakan tindakan mengeluarkann gigi dari soketnya, hal ini tentunya dapat menyebabkan perlukaan pada jaringan sekitar. Proses penyembuhan luka pada soket terdiri dari fase koagulasi, fase inflamasi, proliferasi dan maturasi. Fase inflamasi merupakan fase imunitas dari tubuh untuk melawan mikroorganisme yang ada, sehingga membutuhkan sel-sel pertahanan tubuh seperti PMN dan makrofag. Makrofag adalah salah satu sel pertahanan tubuh yang fungsinya memfagositosis mikroorganisme. Migrasi makrofag ke daerah luka dipengaruhi oleh agen kemoatraktif seperti PDGF, TGF β, Leukotreine B4, Platelet factor IV. Obat yang biasa digunakan untuk penyembuhan luka pada soket pencabutan adalah Povidone iodine yang dipercaya memiliki efek antibakteri. Lendir bekicot terbukti dapat membantu menyembuhkan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetauhi pengaruh lendir bekicot terhadap jumlah makrofag pada proses penyembuhan luka.
Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan rancangan post test only control group desaign dilakukan terhadap tikus galur ikus Wistar. Sampel sebanyak 16 ekor tikus dibagi menjadi kelompok control dan kelompok perlakuan. Pengukuran dilakukan pada hari ke 3. Data di analisis menggunakan uji-t tidak berpasangan.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata jumlah makrofag pada luka pasca pencabutan gigi yang diberi lendir bekicot selama 3 hari sebesar 14.32 + 4.88 lebih kecil dibandingkan rata-rata jumlah fibroblas pada kelompok kontrol sebesar 23.27 +11.84. Berdasarkan uji-t tidak berpasangan mendapatkan signifikansi 0.068 (p>0.05) yang berarti tidak ada perbedaan bermakna pada kelompok kontrol dan perlakuan.
Kesimpulan dari penelitian ini, jumlah makrofag pada luka post ekstraksi yang diberi Povidone iodine gigi lebih banyak daripada luka post ekstraksi gigi yang diberi lendir bekicot.

Kata kunci: Lendir bekicot, makrofag, luka pasca pencabutan gigi

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects R Medicine > RK Dentistry
Divisions Fakultas Kedokteran Gigi
Fakultas Kedokteran Gigi > Mahasiswa FKG - Skripsi Pendidikan Dokter Gigi
Date Deposited 24 Nov 2017 02:36
Last Modified 24 Nov 2017 02:36
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/7883

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints