PERBEDAAN ANTARA KELARUTAN RESIN KOMPOSIT MICROHYBRID DALAM PERENDAMAN MINUMAN BERKARBONAT DAN AIR KOLAM RENANG
Berkas Tugas Akhir
7. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
5. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
6. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
8. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Kelarutan resin komposit adalah terlepasnya atau terlarutnya monomer sisa yang tidak bereaksi dan oligomer yang akan berakibat pada penurunan berat resin komposit. Kelarutan dapat terjadi karena paparan asam pada komposit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara kelarutan resin komposit microhybrid dalam perendaman minuman berkarbonat dengan air kolam renang.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratoris dengan rancangan pre-post test group terhadap 12 sampel resin komposit microhybrid. Sampel penelitian dibagi menjadi 2 kelompok, masing-masing kelompok 6 sampel. Pembagian kelompok yaitu kelompok perendaman minuman berkarbonat pH 1,9 dan kelompok perendaman air kolam renang pH 5,7. Perendaman dilakukan selama 7 hari. Pengukuran kelarutan dilakukan dengan menggunakan timbangan analitik ketelitian 0,0001 g. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Independent T-test.
Berdasarkan uji Independent T-testdidapatkan perbedaan pada masing-masing kelompok dengan signifikansi 0,008 (p<0,05). Pada kelompok perendaman dalam minuman berkarbonat didapatkan rata-rata hasil kelarutan sebesar 1,80 µg/mm3 sedangkan kelompok perendaman dalam air kolam renang didapatkan rata-rata hasil kelarutan sebesar 1,07 µg/mm3
Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara kelarutan resin komposit microhybrid dalam perendaman minuman berkarbonat dan air kolam renang. Perbedaan kelarutan ini disebabkan karena minuman berkarbonat memiliki pH yang lebih rendah dari air kolam renang.
Kata kunci : Kelarutan resin komposit, minuman berkarbonat, air kolam renang
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
