library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH SUPLEMENTASI ZAT BESI (Fe) DAN ASAM FOLAT (Vitamin B9) TERHADAP JUMLAH ERITROSIT - Studi Eksperimental terhadap Tikus Galur Wistar Betina Bunting

Detail Tugas Akhir

PENGARUH SUPLEMENTASI ZAT BESI (Fe) DAN ASAM FOLAT (Vitamin B9) TERHADAP JUMLAH ERITROSIT - Studi Eksperimental terhadap Tikus Galur Wistar Betina Bunting

Aji, Muhammad Irsyad Khresna (2017) PENGARUH SUPLEMENTASI ZAT BESI (Fe) DAN ASAM FOLAT (Vitamin B9) TERHADAP JUMLAH ERITROSIT - Studi Eksperimental terhadap Tikus Galur Wistar Betina Bunting. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
ABSTRAK.pdf
PDF
Text
DAFTAR ISI.pdf
PDF
Text
PUBLIKASI.pdf
PDF
Text
COVER.pdf
PDF
Text
BAB I.pdf
PDF
Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (245kB)
PDF
Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (193kB)
PDF
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (279kB)
PDF
Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (151kB)
PDF
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Abstract

Zat Besi (Fe) dan Asam Folat (Vitamin B9) berperan sebagai bahan pembentuk dalam proses eritroblast menjadi eritrosit. Zat Besi berperan dalam pembentukan hemoglobin. Asam Folat mempengaruhi proses pematangan eritrosit. Kekurangan suplementasi Zat Besi dan Asam Folat dapat mengakibatkan anemia. Penelitian mengenai pengaruh suplementasi Zat Besi dan Asam Folat terhadap jumlah eritrosit mempunyai tujuan mengetahui pengaruh suplementasi Fe dan Asam Folat terhadap jumlah eritrosit.
Metode penelitian eksperimental secara in vivo menggunakan post test only control group design pada tikus galur wistar betina bunting yang dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok I diberi kontrol negatif dengan pemberian pakan defisiensi Zat Besi dan Asam Folat. Kelompok II, III, dan IV diberi kontrol positif dengan tambahan suplementasi Zat Besi dan Asam Folat secara berturut – turut menggunakan 1,8 mg Zat Besi dan 2,3 µg Asam Folat ; 3,6 mg Zat Besi dan 4,5 µg Asam Folat ; 5,4 mg Zat Besi dan 6,8 µg Asam Folat. Perhitungan jumlah eritrosit dilakukan di hari ke 20 kehamilan tikus. Analisis Hasil menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney untuk uji beda.
Hasil yang didapatkan, pada Kelompok I memiliki jumlah eritrosit 6,64 x 106/µl ; Kelompok II 8,86 x 106/µl ; Kelompok III 8,34 x 106/µl ; dan Kelompok IV 10,34 x 106/µl. Hasil Uji Kruskal-Wallis menunjukan perbedaan bermakna dengan p < 0,05 dan pada Uji Man-Whitney, semua kelompok menunjukkan perbedaan bermakna.
Kesimpulan pada penelitian ini menunjukan ada pengaruh suplementasi Zat Besi dan Asam Folat terhadap jumlah eritrosit.
Kata Kunci : Zat Besi, Asam Folat, jumlah eritrosit

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Divisions Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Date Deposited 24 Nov 2017 02:21
Last Modified 24 Nov 2017 02:21
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/7705

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints