PENINGKATAN DISIPLIN DAN KEMAMPUAN MERINGKAS CERITA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS V SDN SRIWULAN 3

Lutfiyani, Anisatul (2016) PENINGKATAN DISIPLIN DAN KEMAMPUAN MERINGKAS CERITA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS V SDN SRIWULAN 3. Undergraduate thesis, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNISSULA.

[img]
Preview
Text
COVER_1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK_1.pdf

Download (173kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI_1.pdf

Download (285kB) | Preview
[img] Text
BAB I_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (108kB)
[img] Text
BAB II_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (318kB)
[img] Text
BAB III_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (386kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA_1.pdf

Download (177kB) | Preview
[img] Text
BAB IV_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (593kB)
[img] Text
BAB V_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (175kB)

Abstract

Penerapan pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray(TSTS) dapat meningkatkan sikap disiplin siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia materi meringkas cerita. Hal ini dibuktikan dari sikap awal siswa yang masih seenaknya sendiri bila mengerjakan dan menggumpulkan tugas, berubah menjadi tepat waktu dan disiplin dalam mengerjakan dan mengumpulkan tugas. Siswa mampu mengerjakan sendiri tugas yang diberikan guru tanpa menunggu jawaban dari teman yang dianggap lebih pandai. Peningkatan sikap disiplin siswa dibuktikan dari hasil pengamatan siklus I persentase 67,4% sikap disiplin siswa meningkat pada pengamata siklus II dengan persentase 83,6% kategori sikap disiplin. Penerapan pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray(TSTS) dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam meringkas cerita. Kemampuan meringkas siswa meningkat dari siklus I sebesar 64,6% menjadi 80,13% pada siklus II. Persentasenilai harian siswa tahun 2014/2015 sebesar 40%, 10 orang siswa dinyatakan tuntas dan mendapatkan nilai ≤ 67 sesuai dengan kriteria ketuntasan minimal yang ditetapkan sekolah. Siklus I persentase ketuntasan belajar siswa meningkat 4,4% menjadi 44,4%, 16 siswa dinyatakan tuntas. Hasil siklus II dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa sebanyak 38,9% dari 44,4% menjadi 83,3% dan 30 siswa dinyatakan tuntas pada pembelajaran siklus II. Kata Kunci: modelpembelajaran kooperatif tipe TSTS, sikap disiplin, meringkas cerita

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 29 Sep 2016 03:12
Last Modified: 29 Sep 2016 03:12
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/5338

Actions (login required)

View Item View Item