library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH EKSTRAK BIJI PEPAYA ( Carica Papaya L.) TERHADAP KADAR MALONDIALDEHYDE (MDA) PLASMA DARAH TIKUS JANTAN DIABETES - Studi Eksperimental pada Tikus Galur Wistar yang Diinduksi Aloksan

Detail Tugas Akhir

PENGARUH EKSTRAK BIJI PEPAYA ( Carica Papaya L.) TERHADAP KADAR MALONDIALDEHYDE (MDA) PLASMA DARAH TIKUS JANTAN DIABETES - Studi Eksperimental pada Tikus Galur Wistar yang Diinduksi Aloksan

Dewi, Puput Praharani (2016) PENGARUH EKSTRAK BIJI PEPAYA ( Carica Papaya L.) TERHADAP KADAR MALONDIALDEHYDE (MDA) PLASMA DARAH TIKUS JANTAN DIABETES - Studi Eksperimental pada Tikus Galur Wistar yang Diinduksi Aloksan. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
abstrak_1.pdf
PDF
Text
cover_1.pdf
PDF
Text
daftar isi_1.pdf
PDF
Text
bab I_1.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (175kB)
PDF
Text
bab II_1.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (229kB)
PDF
Text
bab III_1.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (257kB)
PDF
Text
bab IV_1.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (186kB)
PDF
Text
bab V_1.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (89kB)
PDF
Text
daftar pustaka_1.pdf

Abstract

Malondialdehyde (MDA) merupakan hasil peroksidasi lipid dan menjadi penanda dari radikal bebas. Biji pepaya terbukti menurunkan kadar glukosa darah serta memiliki kandungan flavonoid, alkaloid, dan tanin sebagai sumber antioksidan yang mampu menangkap radikal bebas. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak biji pepaya terhadap kadar MDA plasma darah pada tikus yang diinduksi aloksan.
Jenis penelitian eksperimental dengan post test only control group design dilakukan selama 28 hari menggunakan 20 ekor tikus putih jantan galur wistar yang dibagi 4 kelompok secara random. Kelompok KK-, KK+ kelompok kontrol positif dengan pemberian glibenklamid, KP1 perlakuan ekstrak biji pepaya dosis 200mg/kgBB/ekor/hari, dan KP2 perlakuan ekstrak biji pepaya dosis 400mg/kgBB/ekor/hari. Masing-masing terdiri dari 5 ekor tikus. Kadar MDA plasma darah diperiksa dengan metode Thiobarbituric Acid Reactive Substance (TBARs) assay. Analisis statistik dengan uji One way anova dilanjutkan uji Post hoc.
Hasil penelitian menunjukkan rerata kadar MDA pada kelompok KK-, KK+, KP1, dan KP2 masing-masing adalah 13,230 nmol/ml ± 0,769, 12,780 nmol/ml ± 0,359, 11,770 nmol/ml ± 0,392, dan 10,946 nmol/ml ± 0,159. Analisis bivariat uji One way anova menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,000). Uji Post hoc menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok penelitian (p<0,005).
Kesimpulan terdapat pengaruh pemberian ekstrak biji pepaya terhadap kadar malondialdehyde (MDA) plasma darah pada tikus yang diinduksi aloksan.

Kata kunci : Biji pepaya, Aloksan, Kadar Malondialdehyde (MDA)

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects R Medicine > R Medicine (General)
Divisions Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Date Deposited 20 Sep 2016 06:50
Last Modified 20 Sep 2016 06:50
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/5072

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints