PENGARUH MINUMAN BERENERGI TERHADAP JUMLAH LEUKOSIT - Studi Eksperimental pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar

Iswara, Kartika Yoga (2016) PENGARUH MINUMAN BERENERGI TERHADAP JUMLAH LEUKOSIT - Studi Eksperimental pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
abstrak_1.pdf

Download (90kB) | Preview
[img]
Preview
Text
cover_1.pdf

Download (565kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar isi_1.pdf

Download (135kB) | Preview
[img] Text
bab I_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (217kB)
[img] Text
bab II_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (274kB)
[img] Text
bab III_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (234kB)
[img] Text
bab IV_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (226kB)
[img] Text
bab V_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (91kB)
[img]
Preview
Text
daftar pustaka_1.pdf

Download (337kB) | Preview

Abstract

Minuman energi bermanfaat menambah tenaga. Namun, konsumsi minuman energi yang berkelanjutan dalam jangka waktu tertentu dapat memberikan efek samping, salah satunya pada leukosit, dimana sel tersebut berperan dalam imunitas. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruhperbedaan berbagai minuman energi serta lama pemberian terhadap jumlah leukosit. Penelitian eksperimental dengan rancanganpost test only control group design ini menggunakan tikus putih jantan galur Wistar, kemudian dibagi menjadi 4 kelompok, kelompok I kontrol (aquadest), kelompok II (Extra Joss), kelompok III (Hemaviton Jreng)dan kelompok IV (Kuku Bima Ener-G). Setiap kelompok diberi minuman sebanyak 3,6 ml per oral selama 27 hari. Jumlah leukosit diketahui dengan pemeriksaan darah yang dilakukan pada hari ke-14 dan ke-27. Hasil rerata jumlah leukosit pada hari ke-14 dan ke-27, kelompok I, 11,92 ± 3,84x109/L dan 12,87 ± 8,21x109/L , kelompok II, 8,00 ± 2,12x109/L dan 8,25 ± 2,25x109/L, kelompok III, 11,62 ± 3,61x109/L dan 11,77 ± 4,14x109/L, kelompok IV, 8,00 ± 1,10x109/L dan 12,07 ± 7,69x109/L. Hasil uji Kruskal Wallishari ke-14 didapatkan hasil yang bermakna dengan p = 0,048 (p < 0,05) dan uji Mann Whitney antara kelompok I dengan II, IV; III dengan IV, p < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan bermakna. Hasil uji Kruskal Wallishari ke-27 terdapat kenaikan yang tidak bermakna. Sedangkan hasil uji Wilcoxon antara hari ke-14 dan ke-27 tidak ada perbedaan. Minuman energi berpengaruh terhadap jumlah leukosit pada tikus putih jantan galur Wistar pada hari ke-14. Kata kunci : Minuman berenergi, leukosit, sel darah putih

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 13 Sep 2016 03:13
Last Modified: 13 Sep 2016 03:13
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/5007

Actions (login required)

View Item View Item