UJI STIMULANSIA EKSTRAK KULIT UMBI BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) PADA MENCIT GALUR SWISS
Berkas Tugas Akhir
bab I_1.pdf
Restricted to Registered users only
bab IV_1.pdf
Restricted to Registered users only
bab III_1.pdf
Restricted to Registered users only
bab V_1.pdf
Restricted to Registered users only
bab II_1.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Stimulansia adalah senyawa yang mempengaruhi Sistem Saraf Pusat (SSP) dan dapat meningkatkan konsentrasi, merangsang susunan saraf pusat untuk menghilangkan kelelahan, serta menambah kemampuan fisik dan mental. Kafein adalah agen utama yang digunakan sebagai stimulansia. Kulit umbi bawang putih mengandung flavonoid dan alkaloid yang bisa menjadi alternatif stimulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak kulit umbi bawang putih (EKUBP) memiliki efek stimulansia pada mencit galur swiss dilihat dari selisih waktu renangnya.
Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian prepost test control group design. Sampel penelitian menggunakan mencit jantan galur swiss yang dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kelompok pretest EKUBP 2,5 g/kgBB, kelompok negatif, kelompok kafein 100 mg/kgBB, kelompok EKUBP 2,5 g/kgBB, 5 g/kgBB dan 10 g/kgBB. Analisa data menggunakan Kruskal Wallis dilanjutkan dengan Mann Whitney.
Kelompok negatif memiliki waktu lelah paling rendah. Kelompok positif memiliki waktu lelah dan selisih yang tinggi. Kelompok pretest mempengaruhi waktu lelah awal dibanding kelompok lainnya. Kelompok EKUBP 10 g/kgBB memiliki waktu lelah paling tinggi dan secara statistik memiliki perbedaan signifikan (p<0,05) dengan kelompok negatif.
Kelompok EKUBP mempengaruhi waktu lelah mencit yang berarti berefek stimulansia.
Kata kunci : Stimulansia, SSP, Ekstrak kulit umbi bawang putih, Kafein.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
