HUBUNGAN ANTARA PERSONAL HYGIENE SANTRI DENGAN KEJADIAN SKABIES DI PONDOK PESANTREN HIDAYATUL MUBTADI’IEN KALIBENING KOTA SALATIGA
Berkas Tugas Akhir
Abstract
LatarBelakang: Perilaku hidup bersih dan sehat terutama kebersihan
perseorangan di pondok pesantren pada umumnya kurang mendapatkan perhatian
dari santri. Sebagian pesantren tumbuh dalam lingukungan yang kumuh, tempat
mandi dan WC yang kotor, lingkungan yang lembab dan sanitasi buruk. Penelitian
ini untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene santri dengan kejadian
skabies pada santri.
Metode: penelitian ini menggunakan metode observasional dengan pendekatan
case control. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan jumlah 80
responden. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Data yang
diperoleh diolah secara statistik dengan menggunakan rumus chi square.
Hasil: hasil analisa diperoleh bahwa dari 80 responden penelitian, sebagian besar
berumur 13-19 tahun (47,5%), Sebagian besar responden memiliki pendidikan
terakhir setingkat SMA sebanyak 15 (37,5%). Hasil penelitian juga menunjukkan
67,5% responden berperilaku baik, 16,2% berperilaku sedang dan buruk. Hasil
analisa dengan chi square di peroleh p value = 0,004, uji Contingency coefficient
diperoleh 0,350.
Simpulan: ada hubungan antara personal hygiene santri dengan kejadian skabies
dengan keeratan hubungan lemah.
Kata kunci: Personal hygiene, Kejadian skabies, Santri
Daftar pustaka: 39 (2000-2011)
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
