library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

ANALISIS PERBEDAAN KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI (KIPI) VAKSIN CORONAVAC DOSIS PERTAMA DAN KEDUA PADA MASYARAKAT PROVINSI JAWA TENGAH

Detail Tugas Akhir

ANALISIS PERBEDAAN KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI (KIPI) VAKSIN CORONAVAC DOSIS PERTAMA DAN KEDUA PADA MASYARAKAT PROVINSI JAWA TENGAH

Banin, Syifa Audina (2022) ANALISIS PERBEDAAN KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI (KIPI) VAKSIN CORONAVAC DOSIS PERTAMA DAN KEDUA PADA MASYARAKAT PROVINSI JAWA TENGAH. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
33101800081_fullpdf.pdf
PDF
Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (115kB)

Abstract

Kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) vaksin coronavac masih banyak ditemukan di Indonesia terkhusus di Provinsi Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) vaksin coronavac dosis pertama dan kedua pada masyarakat Provinsi Jawa Tengah.
Penelitian cross-sectional menggunakan kuesioner dengan responden masyarakat Provinsi Jawa Tengah yang melakukan vaksinasi coronavac dosis pertama dan kedua. Analisis secara deskriptif statistik, kemudian dilakukan analisis perbedaan KIPI vaksin coronavac dosis pertama dan kedua dengan Dependent sample t-test.
Hasil penelitian didapatkan, gejala kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) vaksin coronavac yang paling banyak terjadi yakni nyeri otot pada dosis pertama (11,2%) dan dosis kedua (9,2%), diikuti lesu pada dosis pertama (10,1%) dan dosis kedua (8,3%), kemudian sakit disertai kelemahan pada lengan yang disuntik pada dosis pertama (8,8%) dan dosis kedua (8,6%), dan bengkak di tempat suntikan pada dosis pertama (7,5%) dan dosis kedua (7,7%). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara KIPI yang terjadi setelah vaksinasi coronavac pada dosis pertama dan kedua yang ditunjukkan dengan nilai p value yaitu 0,320 (p>.0,05).
Penggunaan dosis pertama dan kedua vaksinasi coronavac tidak menghasilkan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) yang berbeda pada mayarakat Provinsi Jawa Tengah.
Kata kunci : Covid-19, vaksin coronavac, kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI), WHO.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions Fakultas Kedokteran
Fakultas Farmasi > Mahasiswa FF - Skripsi Farmasi
Fakultas Farmasi > Mahasiswa FF - Skripsi Farmasi
Date Deposited 26 Dec 2022 01:49
Last Modified 26 Dec 2022 01:49
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/25277

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints