PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN B1 (Thiamin) DOSIS TINGGI TERHADAP NYERI PADA DYSMENORRHEA PRIMER - Studi Eksperimental Pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung Semarang Tahun 2014

Putri, Ayu Rachmania Mentari (2014) PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN B1 (Thiamin) DOSIS TINGGI TERHADAP NYERI PADA DYSMENORRHEA PRIMER - Studi Eksperimental Pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung Semarang Tahun 2014. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
cover_1.pdf

Download (19kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak_1.pdf

Download (37kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar isi_1.pdf

Download (154kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar pustaka_1.pdf

Download (92kB) | Preview

Abstract

Dysmenorrhea adalah nyeri kram yang terasa sebelum atau selama menstruasi, terkadang sampai parah sehingga mengganggu aktifitas. Kejadian dysmenorrhea di dunia cukup tinggi sampai sebanyak 90% wanita. Ada beberapa obat untuk mengurangi nyeri pada dysmenorrhea primer salah satunya adalah vitamin B1 (thiamin). Menurut penelitian The National Women’s Hospital New Zealand menyatakan bahwa konsumsi vitamin B1 (thiamin) dengan dosis 100 mg perhari bisa mengurangi nyeri saat menstruasi setelah diterapi selama 2 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian vitamin B1 (thiamin) dengan dosis 200 mg selama ±2 minggu dalam mengurangi nyeri dysmenorrhea primer pada mahasiswi FK Unissula Semarang. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan rancangan pre-test dan post-test control group design, sampel sebanyak 30 mahasiswi dan dibagi menjadi 2 kelompok secara simple random sampling, dilakukan secara double blind kelompok pertama diberi plasebo dan kelompok kedua diberi vitamin B1 (thiamin). Pengukuran nyeri dilakukan dengan instrumen VAS (Visual Analogue Score). Sampel obat diberikan 2 minggu sebelum menstruasi sampai hari ke-3 menstruasi. Pengambilan data awal pada 2 minggu sebelum menstruasi menggunakan kuesioner, didapatkan nilai VAS sebagai data pre-test, kemudian setelah perlakuan sampel diukur dengan VAS sebagai data post-test untuk mengetahui selisih penurunan nyeri. Data diolah menggunakan uji T tidak berpasangan. Hasil dari penelitian ini menunjukan penurunan skor nyeri dengan rerata selisih skor nyeri sebesar 3,27 ± 1,3 dengan p<0,001 (CI 95% : 2,16-3,26). Disimpulkan bahwa ada pengaruh vitamin B1 (thiamin) dosis tinggi terhadap penurunan nyeri pada dysmenorrhea primer. Kata kunci : Dysmenorrhea, Vitamin B1 (thiamin), VAS, Mahasiswi

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 07 Jan 2016 02:07
Last Modified: 07 Jan 2016 02:07
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/2279

Actions (login required)

View Item View Item