PENGARUH KADAR AIR LAPISAN SUB-BASE COURSE TERHADAP AMBLESAN PERKERASAN PAVING BLOCK
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Diantara beberapa macam penutup atau pengerasan permukaan tanah, paving block memiliki beberapa kelebihan dibandingakan penutup atau pengerasan lainnya. Penelitian mengenai struktur perkerasan paving block banyak dilakukan seiring perkembangannya. Indonesia sendiri masih belum banyak dikembangkan penelitian mengenai perlikau paving block sebegai bahan perkerasan. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengetahui kadar air dapat mempengaruhi subgrade pada paving block.
Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data primer dan sekunder. Langkah – langkah dalam pengujian Tugas Akhir ini yaitu pencampuran air pada base coarse sesuai dengan kadar (%) yang telah ditentukan, penghamparan base coarse dan pasir, penataan paving block pada alat uji paving block, dan yang terakhir pengujian kuat tekan sehingga didapatkan hasil amblesan pada lapisan base coarse. Untuk mengetahui pengaruh kadar air dalam menahan gaya vertikal, digunakan sebuah alat uji sederhana yang berkukuran 75 x 75 cm2 dengan memberi beban gaya mengunakan hydrolic jack atau dongkrak hidrolik dari arah vertikal maupun variasi layying patern.
Hasil kuat tekan vertical pada kadar air 0% (base course asli dari Brown Canyon) memiliki kuat tekan sebesar 210
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
