LEARNING ORGANIZATION CAPACITY: A MEDIATING BETWEEN KNOWLEDGE MANAGEMENT AND JOB PERFORMANCE
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Terciptanya kinerja karyawan secara maksimal karena peran perusahaan untuk terus dalam melakukan pembelajaran guna mengevaluasi hasil yang dicapai, sehingga dibutuhkan knowledge management guna menyerap pengetahuan para karyawannya untuk perbaikan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tacit knowledge dan explicit knowledge terhadap job performance dengan learning organization capacity sebagai variabel intervening. Populasi adalah karyawan PT. Nusantara Building Industries. Dengan menggunakan teknik purposive sampling maka diperoleh jumlah sampel sebesar 100 responden. Alat analisisnya adalah Partial Least Square.
Hasil pengujian menunjukan bahwa tacit knowledge dan explicit knowledge mampu menerima hipotesis pertama dan kedua dengan berpengaruh positif. Tacit knowledge, explicit knowledge dan learning organization capacity terhadap job performancemenerima hipotesis ketiga, keempat dan kelima dengan berpengaruh positif. Learning organization capacity mampu menjadi variabel intervening terhadap job performance, artinya semakin tinggi pengetahuan yang melekat pada diri karyawan karena pengalaman yang dimiliki, maka akan semakin menambah perubahan dalam dirinya karena kapasitas pembelajaran yang dilakukannya sehingga akan berdampak pada pencapaian kinerja karyawan secara maksimal. Learning Organization Capacity mampu menjadi variabel intervening antara explicit knowledge terhadap job performance.
Keyword : tacit knowledge, explicit knowledge, learning organization capacity dan job performance.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
