PERAN PSYCHOLOGICAL CAPITAL DAN STRES KERJA DALAM MEMEDIASI PSYCHOLOGICAL EMPOWERMENT TERHADAP BURNOUT
Berkas Tugas Akhir
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Burnout merupakan sindrom yang berhubungan dengan pekerjaan yang ditandai dengan tingkat kelelahan yang berlebihan, sinism dan penurunan efikasi profesional. Burnout yang terjadi pada karyawan akan membuat efek negatif pada perusahaan. Selain burnout, stress kerja juga tidak kalah penting karena karyawan yang stress dapat menurunkan produktivitas. Psychological capital dan psychological empowerment dianggap mampu menurunkan burnout dan stres kerja pada karyawan. Pada penelitian ini kuisioner akan disebarkan ke 124 karyawan rumah sakit gigi dan mulut di Kota Semarang. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan PLS didapatkan bahwa Psychological Capital dan Psychologycal Empowerment mampu menurunkan stress kerja dan burnout. Sehingga perlu dipertimbangkan pihak manajemen untuk bisa menaikan variabel tersebut pada suatu perusahaan.
Keywords— Burnout, Stres Kerja, Psychological Capital, Psychological Empowerment
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
