MODEL PENGURANGAN JOB BURNOUT DENGAN PENERAPAN RELIGIOUS COPING STRATEGY PADA PEGAWAI DINAS PENATAAN RUANG KOTA SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Fenomena sikap dan minat pegawai untuk bekerja masih belum optimal menjadikan penelitian ini menjadi menarik, karena kenyataan yang adalah ada banyak aspek-aspek dalam pekerjaan yang tidak sesuai dengan keinginan individu sehingga menyebabkan kondisi seseorang yang terkuras habis dan kehilangan energy psikis maupun fisik atau kelelahan kerja (Burnout).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tuntutan pekerjaan, self efficacy, Moderasi tuntutan pekerjaan-religious coping dan Moderasi self efficacy- religious coping terhadap Burnout.
Pada penelitian ini yang menjadi populasi adalah seluruh pegawai Dinas Penataan Ruang Kota Semarang yaitu sebesar 112 pegawai. Sedang sampel yang diambil sejumlah 112 pegawai maka disebut penelitian populasi (sensus). Alat analisis data yang digunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda.
Dari hasil analisis data output hasil estimasi regresi maka variabel yang dikeluarkan (removed) adalah variabel self efficacy, religious coping dan moderasi tuntutan pekerjaan-religious coping. Dengan demikian variabel bebas yang layak dimasukkan dalam model regresi adalah variabel tuntutan pekerjaan dan moderasi self efficacy-religious coping maka hasil penelitian dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut : Terdapat pengaruh positif signifikan tuntutan pekerjaan terhadap Burnout pegawai. Religious coping dapat memoderasi pengaruh self efficacy terhadap Burnout.
Kata Kunci : Tuntutan Pekerjaan, Self Efficacy, Religious Coping, Burnout
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
