PERBEDAAN ION KALSIUM YANG TERLEPAS DARI ENAMEL GIGI ANTARA PERENDAMAN DENGAN LARUTAN GULA TEBU, GULA AREN, DAN GULA STEVIA
Berkas Tugas Akhir
PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Gula adalah salah satu pemanis yang umum dikonsumsi masyarakat. Gula (pH 4-6) dapat menyebabkan terjadinya demineralisasi. Demineralisasi adalah larutnya salah satu komponen penyusun enamel, yaitu kalsium, akibat dari paparan asam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan ion kalsium yang terlepas dari permukaan enamel gigi pada perendaman larutan gula aren, gula tebu, dan gula stevia.
Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratoris dengan rancangan post test only design. Penelitian ini menggunakan 18 sampel gigi premolar rahang atas yang terbagi menjadi 3 kelompok yaitu larutan gula aren, larutan gula tebu, dan larutan gula stevia. Kadar pelepasan ion kalsium diukur dengan menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom.
Hasil analisis statistik menggunakan uji one way ANNOVA menunjukkan bahwa kadar ion kalsium yang terlepas masing-masing kelompok terdapat perbedaan signifikan (p<0,05). Hasil analisis statistik menggunakan uji Games-Howell pada kelompok gula aren dengan kelompok gula tebu menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan (p>0,05).
Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat perbedaan kadar ion kalsium yang terlepas dari enamel gigi antara perendaman dengan larutan gula aren, gula tebu dan gula stevia. Gula stevia adalah jenis gula yang pelepasan ion kalsiumnya terendah jika dibandingkan dengan gula aren dan gula tebu dikarenakan pH lebih tinggi.
Kata Kunci: gula aren, gula stevia, gula tebu, pelepasan ion kalsium.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
