library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

ANALISA GEL EKSTRAK DAUN SALAM (SYZYGIUM POLYANTHUM) TERHADAP EKSPRESI TNF-α PADA PROSES PENYEMBUHAN ULKUS TRAUMATIKUS Penelitian Eksperimental Laboratoris (In vivo)

Detail Tugas Akhir

ANALISA GEL EKSTRAK DAUN SALAM (SYZYGIUM POLYANTHUM) TERHADAP EKSPRESI TNF-α PADA PROSES PENYEMBUHAN ULKUS TRAUMATIKUS Penelitian Eksperimental Laboratoris (In vivo)

Savira, Annisha (2020) ANALISA GEL EKSTRAK DAUN SALAM (SYZYGIUM POLYANTHUM) TERHADAP EKSPRESI TNF-α PADA PROSES PENYEMBUHAN ULKUS TRAUMATIKUS Penelitian Eksperimental Laboratoris (In vivo). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Cover.pdf
PDF
Text
Abstrak.pdf
PDF
Text
Daftar Isi.pdf
PDF
Text
Daftar Pustaka.pdf
PDF
Text
Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (298kB)
PDF
Text
Lampiran.pdf
PDF
Text
BAB I.pdf
PDF
Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (385kB)
PDF
Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (231kB)
PDF
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (216kB)
PDF
Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (127kB)

Abstract

Ulkus adalah suatu keadaan hilangnya jaringan epitel akibat adanya kerusakan patologis pada membran mukosa. Ulkus yang disebabkan karena adanya trauma pada tubuh seperti trauma mekanis, fisik dan termal disebut dengan ulkus traumatikus. Penyembuhan ulkus traumatikus dibagi menjadi beberapa tahap yaitu proses inflamasi, proliferasi dan remodelling. Mediator inflamasi yang sangat berperan penting dalam penyembuhan luka adalah TNF-α. TNF-α sebagai sitokin proinflamasi memiliki waktu kerja 2-3 hari kemudian perannya digantikan oleh sitokin antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gel ekstrak daun salam sebagai agen antiinflamasi dalam mempercepat proses penyembuhan luka dengan mempercepat kerja TNF-α.
Metode penelitian ini berjenis penelitian experimental laboratoris in vivo post test only. Sampel penelitian berjumlah 20 ekor tikus wistar jantan yang dibuat ulkus pada mukosa bibir bawah. Tikus yang sudah ada ulkusnya kemudian diberi gel ekstrak daun salam pada hari ke-1 dan hari ke-3. Kelompok terdiri dari 4, yaitu kelompok kontrol hari ke-1, kelompok kontrol hari ke-3, kelompok perlakuan hari ke-1, kelompok perlakuan hari ke-3. Jaringan mukosa tikus dibuat preparat histologi dan dihitung jumlah ekspresi TNF-α, kemudian dilakukan Analisa perkelompok hari dengan uji normalitas, homogenitas dan Independent Sample T test.
Hasil penelitian menunjukan persebaran data TNF-α pada kelompok kontrol lebih tinggi daripada kelompok perlakuan. Data terdistribusi normal dan homogen dengan P>0,05, setelah dilakukan uji Independent T test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada jumlah TNF-α antara kelompok kontrol dan kelompok gel ekstrak daun salam.
Kesimpulan yang diperoleh adalah gel ekstrak daun salam memberikan pengaruh yang signifikan terhadap ekspresi TNF-α pada proses penyembuhan ulkus traumatikus.

Kata kunci : ulkus traumatikus, , TNF-α, daun salam

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects R Medicine > RK Dentistry
Divisions Fakultas Kedokteran Gigi
Fakultas Kedokteran Gigi > Mahasiswa FKG - Skripsi Pendidikan Dokter Gigi
Date Deposited 06 Oct 2020 04:39
Last Modified 06 Oct 2020 04:39
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/17642

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints