HUBUNGAN KONSUMSI IKAN TAMBAK TERHADAP STATUS DMF-T Studi Terhadap Anak Usia Sekolah Dasar (6-12 th) SDN 2 Tugurejo Kota Semarang
Berkas Tugas Akhir
Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Anak berusia 6-12 tahun memiliki potensi karies yang tinggi. Itu terjadi karena konsumsi makanan kariogenik pada anak yang tidak di imbangi dengan konsumsi makanan yang baik untuk kesehatan gigi. Konsumsi ikan sangat berguna untuk kesehatan gigi. Ikan mengandung mineral, fluor, kalsium, dan protein yang dapat mencegah proses demineralisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konsumsi ikan tambak terhadap status DMF-T anak usia sekolah dasar (6-12 th) SDN 2 Tugurejo Kota Semarang. Metode penelitian ini termasuk observasi analitik dengan desain crossectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 65 siswa yang sudah memenuhi kriteria. Sebelum dilakukan pengecekan status DMF-T siswa diberikan kuisioner untuk mengetahui siswa tersebut memenuhi kriteria untuk menjadi sampel. Setelah itu dilakukan pengecekan status DMF-T oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukan dengan uji sperman nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Besar koefisien korelasinya – 0,743” dan arah korelasinya negatif. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi ikan Tambak terhadap status DMF-T.
Kata kunci : Anak, Karies, DMF-T, Konsumsi ikan tambak
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
