PENGARUH EKSTRAK ETANOL KROKOT TERHADAP KADAR HIGH SENSITIVITY CRP DAN SKOR TOTAL DEGENERASI TUBULUS RENALIS (Pada Tikus Wistar yang Diinduksi Gentamisin)
Berkas Tugas Akhir
babII.pdf
Restricted to Registered users only
babIII.pdf
Restricted to Registered users only
babIV.pdf
Restricted to Registered users only
babV.pdf
Restricted to Registered users only
babVI.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang: Gangguan ginjal akut (GnGA) merupakan suatu keadaan dimana proses laju filtrasi glomerulus ginjal menurun secara cepat yang menyebabkan retensi nitrogen. Injeksi gentamisin dosis 60 mg/kg berat badan tikus intra peritoenal selama 7 hari memicu degenerasi tubulus renalis dan peningkatan kadar hs-CRP. Pemanfaatan tanaman krokot untuk penurunan kadar hs-CRP dan skor total degenerasi tubulus ginjal belum pernah dilaporkan. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol krokot terkadap kadar hs-CRP dan skor total degenerasi tubulus renalis tikus Wistar jantan yang diinduksi gentamisin.
Metode: penelitian ini menggunakan post test only control group design, 30 ekor tikus Wistar jantan dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok K1 tanpa perlakuan, K2 adalah kelompok tikus yang diinduksi gentamisin dosis 60 mg/kg BB tikus intra peritoneal selama 7 hari. Kelompok P1, P2, dan P3 diinduksi gentamisin dosis 60 mg/kg BB intraperitoneal selama 7 hari kemudian diberi ekstrak etanol krokot dosis 200, 300, dan 400 mg/kg BB selama 7 hari. Analisis hasil kadar hs-CRP dan skor total degenerasi tubulus renalis menggunakan uji one way ANOVA dan uji posthoc LSD (p<0,05).
Hasil: ekstrak etanol krokot berpengaruh secara signifikan (p<0,05) terhadap kadar hs-CRP baik pemberian dosis 200, 300, maupun 400 mg/kg BB dan berpengaruh secara siginifikan (p<0,05) terhadap skor total degenerasi tubulus renalis.
Kesimpulan: ekstrak etanol krokot dosis 200, 300, dan 400 mg/kg berat badan tikus mampu menurunkan kadar hs-CRP dan skor total degenerasi tubulus renalis.
Kata Kunci: ekstrak etanol krokot, gentamisin, kadar hs-CRP, skor total degenerasi tubulus renalis.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
